Foto: Launching program GIWANG Kemenag Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Gagasan program Gerakan Investasi Wakaf Uang (GIWANG) oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati launching hari ini, Jumat, 30 Januari 2026.
Bertempat di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pati, dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Dalam sambutannya, Plt Bupati mengapresiasi launching GIWANG Kemenag Kabupaten Pati.
Menurut Chandra, program tersebut sebagai langkah inovatif dan strategis dalam mengembangkan wakaf produktif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Program GIWANG ini sangat positif dan sejalan dengan semangat gotong royong, serta penguatan ekonomi berbasis keagamaan. Pemerintah Kabupaten Pati tentu mendukung inisiatif ini agar dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Chandra.
Dengan diluncurkannya Program GIWANG, ia harap terbangun sinergi antara Kemenag, pemerintah daerah (Pemda), lembaga keuangan syariah, serta masyarakat dalam mengoptimalkan potensi wakaf uang di Kabupaten Pati.
Sedangkan, Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaiku, memaparkan tentang program GIWANG.
Dijelaskan bahwa program GIWANG berangkat dari kebiasaan baik para pegawai Kemenag Pati yang secara rutin bersedekah sebesar Rp2.000, sebelum memulai aktivitas kerja setiap hari.
Kebiasaan tersebut kemudian dikembangkan menjadi gerakan investasi wakaf uang yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Ke depan, Program GIWANG akan diikuti oleh seluruh satuan kerja (satker) di bawah naungan Kantor Kemenag Kabupaten Pati.
Dana wakaf uang yang terhimpun, nantinya akan dikelola secara profesional dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pati.
“Kami berharap program GIWANG ini menjadi ikhtiar bersama dalam menguatkan ekonomi umat dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk itu, kami mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pati agar program ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Turut hadir di launching program GIWANG tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), pimpinan Bank Muamalat Indonesia KCP Pati, dan pimpinan Yayasan Baitulmaal Muamalat.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar