HAPPY NEW YEAR

Ratusan Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan Soto MBG

waktu baca 3 menit
Kamis, 29 Jan 2026 18:22 0 125 Singgih Tri

KUDUS – Mondes.co.id | Sebanyak 121 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kudus diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari 1, Kecamatan Kudus, kemarin.

Diketahui, mereka mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG berupa nasi putih, soto ayam suwir, tempe goreng, tauge, dan buah kelengkeng.

Hari ini, Kamis, 29 Januari 2026 para siswa mengeluh mual hingga diare dan dilarikan ke rumah sakit pagi tadi.

Berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, hingga pukul 17.00 WIB, siswa yang diduga keracunan dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi sebanyak 32 siswa.

Kemudian, di Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu 23 siswa, RS Sarkies Aisyiyah 19 siswa, dan Rumah Sakit Islam (RSI) Sunan Kudus 14 siswa.

Lalu yang dirujuk ke RS Kumala Siwi 12 siswa, RS Kartika Husada 9 siswa, dan RS Aisyiyah sebanyak 9 siswa.

Dokter jaga Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Muhammad Resa Perkasa, mengungkapkan siswa yang dirawat di IGD mengalami keracunan makanan, usai mengeluhkan mual hingga diare.

“Siswa datang jam 09.30 sampai 10.00 WIB, mual, muntah, nyeri perut, diare. Penyebabnya belum diketahui, curiganya keracunan makanan,’’ tuturnya.

Pihaknya masih melakukan pemeriksaan yang komprehensif untuk memastikan kondisi pasien.

Fokus utama pada penanganan triage atau kategori kegawatdaruratan yang dibedakan dengan warna hijau, kuning, atau merah.

“Ini masih kita pantau, ada beberapa tingkat urgensi tapi tidak emergency,’’ lanjutnya.

BACA JUGA :  Cuaca Ekstrem Terus Melanda, BPBD Pati Minta Tanggul Sungai Diperkuat

Pihaknya juga membeberkan, berdasarkan keterangan dari pasien, mulai mengeluhkan mual sejak sore kemarin, usai mengonsumsi menu MBG berupa soto ayam.

Kemudian, pada malam hari mulai bereaksi hingga diare.

Untuk memastikan penanganan pasien, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk untuk memutuskan pasien tersebut harus rawat inap atau boleh rawat jalan.

Sementara, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, memastikan ratusan siswa SMA 2 Kudus yang diduga keracunan menu MBG, telah menerima perawatan medis di sejumlah rumah sakit.

“Ada RSUD Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RS Aisyiyah, RSI Sunan Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika Husada. Penanganan rumah sakit dilakukan secara cepat dan semua pasien di-cover BPJS,’’ jelasnya.

Salah satu orang tua siswa, Nur Wahidah terlihat mengantarkan putranya yang masih mengenakan seragam SMA 2 Kudus ke RSUD dr. loekmono Hadi dengan membonceng ojek online.

Ia mengungkapkan bahwa anaknya merasa mual hingga diare usai menyantap MBG.

“Mules-mules, terus mulai tadi malam diare. Lalu ada temannya yang juga merasakan sama, ada yang dibawa ke rumah sakit, saya tanyakan anak saya juga masih diare, jadi saya antar ke rumah sakit,’’ katanya.

Putranya duduk di bangku kelas X SMA 2 Kudus dan menceritakan bahwa anaknya baru kali ini terkena diare karena mengonsumsi MBG, padahal sebelum-sebelumnya baik-baik saja dengan menu yang disediakan.

“Menunya kemarin soto ayam katanya,’’ tutupnya.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini