Foto: Kondisi banjir di Desa Kasiyan (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Debit air banjir di Desa Kasiyan dan Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo semakin bertambah.
Oleh sebab itu, masyarakat disarankan menghindari ruas jalan yang melintasi tiga desa, di antaranya Desa Cengkalsewu, Desa Kasiyan, dan Desa Gadudero.
Maka dari itu, petugas berjaga untuk menghentikan kendaraan yang hendak melintas di jalur alternatif Pati-Kudus itu.
“Akses melintas ditutup dari pertigaan Cengkalsewu sampai ke Dukuh Poncomulyo, Desa Gadudero, tepatnya di depan masjid Dukuh Poncomulyo. Hindari jalan alternatif Pati-Kudus, karena Desa Kasiyan terjadi banjir,” terang Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sukolilo, AKP Sahlan saat dikonfirmasi Mondes.co.id, Sabtu, 17 Januari 2026.
Diketahui, banjir melanda Desa Kasiyan sejak Rabu, 14 Januari 2026.
Ketinggian air di ruas jalan mencapai 70 sentimeter dan di permukiman mencapai 1,5 meter.
Kapolsek Sukolilo mengimbau pengendara untuk memilih jalur lain jika ingin pergi ke kabupaten Kudus.
Hal itu supaya kondisi evakuasi warga Desa Kasiyan tidak terkendala.
“Kami mengimbau kepada warga, khususnya pengguna jalan supaya menghindari jalan yang melintasi dari Desa Cengkalsewu menuju Dukuh Poncomulyo, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena ketika terjadi kenaikan debit air, maka akan membuat masyarakat semakin resah, bilamana ada kendaraan roda empat melintas dengan adanya ombak,” ungkapnya.
Pihaknya juga berpesan supaya pengendara jalan berhati-hati dalam menempuh perjalanan, supaya selamat sampai tujuan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar