ramadan 2026

Warga Kadiwono Meninggal di Area Hutan Mantingan Rembang

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 15:10 0 32 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di area hutan petak 17d BKPH Kebon, RPH Mantingan, wilayah Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang pada Rabu (4/3/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Wasiman bin Yisman (76), warga Desa Kadiwono RT 001 RW 001.

Peristiwa bermula sekira pukul 06.00 WIB saat korban mengantarkan istrinya berbelanja dari gubuk pesanggem (lahan garapan hutan) menuju kawasan Songkel Mereng.

Sembari menunggu sang istri, korban sempat terlihat beristirahat di sebuah warung kopi.

​Setelah selesai berbelanja, keduanya kembali ke gubuk di persil hutan.

Sekira pukul 07.00 WIB, istri korban (Saksi 1) mendapati suaminya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri saat sedang duduk-duduk di depan gubuk.

Panik melihat kondisi tersebut, istri korban meminta bantuan kepada warga sekitar dan pihak keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bulu.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Bulu beserta Kanit Reskrim, Kanit Intel, KA SPK, dan tim medis dari Puskesmas Bulu segera meluncur ke lokasi kejadian (TKP).

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke rumah duka di Desa Kadiwono untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

​Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh tim kesehatan Puskesmas Bulu yang dipimpin oleh dr. Esti, petugas menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tumpul pada tubuh korban.

Korban terkonfirmasi memiliki riwayat penyakit jantung, menurut keterangan pihak keluarga.

Kapolsek Bulu, Iptu Wargo Susilo, mengonfirmasi bahwa kejadian tersebut murni merupakan musibah akibat kondisi kesehatan korban.

BACA JUGA :  GTRA Fokus Kaji TORA di Pati

​”Setelah dilakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh bersama tim Puskesmas, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga juga telah memberikan keterangan bahwa korban memang mengidap penyakit jantung,” ujar Iptu Wargo Susilo secara tertulis.

​Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Jenazah kemudian diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini