Foto: Videotron yang dipasang di Alun-alun Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Wajah Alun-alun Rembang kini punya warna baru.
Sejak resmi beroperasi pada Desember 2025, videotron raksasa milik Pemerintah Kabupaten Rembang tak lagi sekadar memajang pengumuman layanan publik.
Kini, layar besar tersebut menjelma menjadi “bioskop rakyat” yang menyatukan ratusan pasang mata.
Langkah inovatif ini bermula dari derasnya aspirasi warga di media sosial dan kanal pengaduan Dinkominfo.
Masyarakat menginginkan agar fasilitas teknologi ini bisa menjadi sarana hiburan massal, khususnya untuk mendukung tim kebanggaan, PSIR Rembang.
Merespons cepat keinginan tersebut, Pemkab Rembang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) langsung menggelar nonton bareng (nobar) perdana saat PSIR melakoni laga tandang melawan Safin Pati FC, baru-baru ini.
Hasilnya? alun-alun pecah oleh sorak-sorai suporter.
”Kita langsung eksekusi masukan warga. Pertandingan yang disiarkan streaming kita naikkan ke videotron. Ini langkah awal untuk menjadikan teknologi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Rudy Heryanto, Subkoordinator Pengelolaan Informasi Publik Dinkominfo Rembang.
Pemanfaatan videotron ini bukan tanpa alasan.
Lokasinya yang strategis di pusat kota, menjadikan alun-alun sebagai ruang publik yang interaktif.
Semua kalangan bisa menonton gratis dan masyarakat merasa memiliki aset daerah.
Keramaian nobar turut membawa rezeki bagi pedagang kaki lima di sekitar lokasi.
Jalegi, warga Desa Tireman yang datang memboyong anak-anaknya, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
“Waktu PSIR cetak gol, anak-anak sorak-sorak senang sekali. Ini sangat membantu kami yang tidak bisa berangkat ke luar kota untuk mendukung langsung. Saya berharap nanti pertandingan Timnas Indonesia juga ditayangkan di sini,” ungkapnya penuh harap.
Pemkab Rembang melalui Dinkominfo menegaskan bahwa videotron ini adalah jembatan komunikasi.
Selain jadwal kegiatan Bupati dan Wakil Bupati, konten akan terus diperkaya dengan hiburan dan informasi strategis yang dikemas secara menarik.
Ke depan, videotron Alun-alun diproyeksikan menjadi pusat informasi yang responsif, tempat di mana pemerintah menyapa, dan rakyat merasa terhibur serta teredukasi dalam satu ruang yang sama.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar