Foto: Atlet sepatu roda bertanding di Kompleks Stadion Joyokusumo (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Rencana pemindahan venue Cabang Olahraga (Cabor) atletik dan sepatu roda kini berubah.
Sebelumnya, akibat dari renovasi kompleks Stadion Joyokusumo Pati, ada wacana venue cabor ini dipindah ke kompleks Alun-alun Kembangjoyo pada 2026.
Kini batal terlaksana, sebagaimana dijelaskan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono.
Ia beralasan, salah satunya luas lahan di Alun-alun Kembangjoyo tak memadai.
“Kalau di Kembangjoyo untuk atletik kurang cukup luas. Standarnya harus menghadap ke utara ke selatan, sehingga nanti dialihkan,” ungkap Rekso, Sabtu, 3 Januari 2026.
Traning center kedua Cabor itu akan dipindahkan ke tanah milik Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah yang berada di belakang Kantor Samsat Pati, tepatnya Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu.
Kini, pihaknya bersama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati dan Distanbun Provinsi Jawa Tengah sudah melakukan koordinasi.
Tepatnya, terkait pemindahan status tanah dari milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
“Venue akan dipindah, sudah kami antisipasi, sudah kami siapkan di tanah milik Dinas Pertanian Provinsi di belakang Samsat. Kita sudah koordinasi untuk beberapa cabor, untuk atletik, sepatu roda, dan venue yang lain. Proses pemilahan dari provinsi ke daerah kami kejar terus,” imbuhnya.
Dinporapar Kabupaten Pati optimis proses peralihan status tanah bisa selesai di tahun ini.
Dengan begitu, bisa segera dimanfaatkan oleh kedua Cabor untuk menyongsong sejumlah event olahraga di 2026.
“Jadi nanti sport center-nya di sana (belakang Samsat), yang stadion khusus sepak bola dan tenis. Samping tenis itu nanti kami buatkan untuk basket,” pungkas Rekso.
Meski demikian, Rekso mengungkapkan masih ada beberapa Cabor lain yang tidak terdampak renovasi Stadion Joyokusumo oleh Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
Seperti halnya Cabor tenis dan basket.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar