HAPPY NEW YEAR

Update Kasus Keracunan MBG di Pati

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 15:59 0 110 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Wilayah III angkat bicara soal dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Pati.

Kepala Kantor Cabang Disdik Provinsi Jateng Wilayah III, Budi Santosa menceritakan kronologi awal kasus ini.

Disebutkan, mulanya murid merasa mual, pusing, dan muntah.

“MBG diberikan pada jam setengah 12 (11.30 WIB), lalu dimakan pukul 12.00 WIB. Enam menit berselang mulai merasakan pusing, mual, muntah dibawa ke KSH (Keluarga Sehat Hospital),” terangnya saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Februari 2026.

Pihaknya pun berkoordinasi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0718/Pati maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, bertindak cepat dalam menangani korban MBG ini.

“Kita bekerja sama dengan Kodim, Dinkes, dan pihak lain membantu menangani persoalan ini,” lanjut Budi.

Saat itu, menu MBG yang disantap berupa garang asem ayam dan buah semangka.

Siswa pun memakan garang asem terlebih dahulu, kemudian ada sejumlah siswa yang mengeluhkan kondisi badan usai mencicipi.

“Menu garang asem ayam, buah semangka, minum ndak ada. Garang asem dimakan, yang lain belum,” ucapnya.

Pihaknya senantiasa membuka aduan masyarakat dan terbuka jika dimintai keterangan informasi.

Update informasi dipaparkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo.

Ia mengungkapkan bahwa korban keracunan MBG sebanyak 23 siswa.

Diketahui, jumlah tersebut lebih banyak daripada angka kemarin sore, Senin, 9 Februari 2026.

Pada sehari sebelumnya, terdapat 22 siswa yang menjadi korban keganasan garang asem MBG.

BACA JUGA :  Tekuk Persiharjo 1-0, Laskar Dampo Awang Rebut Puncak Klasemen

Luky memaparkan, 21 siswa telah pulang ke rumah masing-masing untuk menjalani perawatan jalan.

Sedangkan, sisanya masih menjalani perawatan di RS KSH.

“Korban ada 23 siswa, 21 siswa sudah pulang dan 2 dirawat. Saya kurang tahu pulangnya kapan, tapi hari ini dilaporkan 21 sudah pulang,” terangnya siang ini.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini