Foto: Program Bupati Ngantor di Desa di Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Mayong dilaksanakan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Hery Yulianto, saat program Bupati Ngantor di Desa di Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong, Selasa (27/1/2026).
Hery Yulianto menyampaikan, pada tahun 2026 Kecamatan Mayong mendapatkan alokasi anggaran perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah ruas.
Adapun anggaran per ruas jalan tersebut meliputi Pendangpete–Buaran sebesar Rp4,1 miliar.
Mayong–Jebol sebesar Rp1,3 miliar, Damarjati–Datar sebesar Rp4,3 miliar.
Jebol–Datar sebesar Rp6,4 miliar, Datar–Pancur sebesar Rp3,3 miliar.
Serta, Pancur–Rajekwesi sebesar Rp2,4 miliar.
Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengupayakan anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) dari pemerintah pusat serta bantuan provinsi.
“Pembangunan drainase baru masih terbatas. Sementara program klinik jalan se-Kabupaten Jepara menggunakan APBD dengan alokasi anggaran tahun ini sebesar Rp2 miliar,” imbuhnya
Camat Mayong Taufik, menuturkan bahwa kegiatan Bupati Ngantor di Desa kali ini mengusung tema branding wisata, di antaranya Bumdesma Bung Topan, industri kreatif, dan budaya sebagai upaya pengembangan pariwisata di Kecamatan Mayong.
“Pengembangan wisata di Kecamatan Mayong meliputi kerajinan gerabah, wisata budaya seperti situs Ari-ari Kartini, edu wisata di Ngroto Wisata Tengah Sawah (WTS) dengan aktivitas menanam padi, river tubing hingga outbond, serta wisata religi di Pancur berupa situs Sendang Pancuran hingga Makam Syekh Baladah. Seluruhnya akan kami integrasikan menjadi wisata religi, alam, dan edukasi untuk semua segmen,” jelasnya.
Bupati Jepara Witiarso Utomo, menegaskan bahwa kondisi cuaca tidak mengurangi semangat jajaran pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.
“Meskipun suasananya hujan, tapi semangatnya luar biasa,” ujarnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar