RAZIA: Satpol PP Rembang saat menggelar operasi gabungan pada Sabtu (14/3/2026) malam.. (Mondes/Supriyanto)
REMBANG – Mondes.co.id | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rembang melaksanakan operasi pengawasan intensif terhadap operasional usaha pariwisata dan jenis usaha lainnya pada Sabtu (14/3/2026) malam.
Langkah ini diambil guna memastikan penegakan Instruksi Bupati Rembang Nomor 300.1/0296/2026 terkait pengaturan kegiatan usaha selama bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang, Slamet Haryanto, menyatakan bahwa operasi yang dimulai pukul 22.00 WIB ini menyasar sejumlah titik di wilayah Kecamatan Rembang, Kecamatan Lasem, dan Kecamatan Pancur.
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP menggandeng personel gabungan dari unsur TNI (Kodim 0720 Rembang) dan Polri (Polres Rembang).
”Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi aturan operasional yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten selama bulan suci,” ujar Slamet Haryanto dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (15/3/2026).
Berdasarkan hasil penyisiran di tiga kecamatan tersebut, petugas menemukan beberapa pelanggaran di lapangan.
Petugas menemukan sejumlah tempat hiburan yang masih nekat beroperasi. Terhadap pengelola, petugas memberikan peringatan keras dan instruksi untuk segera menutup aktivitas pada saat itu juga.
Ditemukan unit usaha yang masih buka dan kedapatan menyimpan minuman beralkohol. Selain diperintahkan tutup, barang bukti berupa minuman beralkohol disita oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP dengan melampirkan Surat Tanda Penerimaan (STP).
Petugas menjaring dua pasangan tidak resmi. Para pelanggar tersebut diwajibkan hadir ke Kantor Satpol PP pada jam kerja untuk mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
Meski ditemukan beberapa pelanggaran, Slamet Haryanto menekankan bahwa seluruh personel di lapangan tetap mengedepankan sikap yang humanis dan persuasif dalam berkomunikasi dengan masyarakat maupun pelaku usaha.
”Secara keseluruhan, operasi berjalan dengan lancar dan kondusif. Kami berharap para pelaku usaha dapat bekerja sama menghormati kekhusyukan bulan Ramadhan dengan mematuhi regulasi yang ada,” pungkasnya.
Redaksi
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar