ramadan 2026

Sambut Idulfitri 2026, Polres Trenggalek Mulai Ops Ketupat Semeru 

waktu baca 3 menit
Jumat, 13 Mar 2026 09:10 0 82 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Jelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Trenggalek laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 pada Kamis, 12 Maret 2026 sore.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Agenda dihelat di halaman Mapolres dengan diikuti ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, serta stakeholder terkait lainnya.

Pimpinan langsung diambil oleh Bupati Trenggalek Mohammad Nur Arifin, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, serta Dandim 0806 Letkol Infantri Isnanto Roy Saputro.

Dalam kesempatan tersebut, disematkan pula pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan masing-masing institusi.

Setelah itu, jajaran Forkopimda meninjau dan mengecek langsung berbagai sarana prasarana penunjang kegiatan.

Baik kendaraan operasional maupun peralatan kepolisian maupun kebencanaan turut disiagakan.

Dalam amanatnya, Bupati Trenggalek menyampaikan apresiasi kepada segenap personel yang terlibat dan menjadi bagian operasi kepolisian terpusat ini.

“Mengutip apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolres bahwa operasi ini adalah operasi kemanusiaan. Kita layani saudara-saudara kita, baik yang melakukan mudik maupun nanti balik,” ujarnya.

Nur Arifin menambahkan, sebelum pelaksanaan pihak kepolisian bersama stakeholder telah melakukan langkah-langkah.

Seperti, diawali rapat koordinasi secara intens untuk memetakan beberapa potensi kerawanan menjelang Lebaran nanti.

“Sebagai contoh, kita sudah memerintahkan PU bersinergi bersama Satlantas untuk memetakan ruas-ruas jalan yang belum dalam kondisi prima. Sehingga bisa dilakukan penanganan terbatas, demi memastikan perjalanan lebih baik,” jelas bupati.

Apabila, lanjut dia, pengguna jalan maupun pemudik mengalami kedaruratan apapun selama di wilayah Trenggalek agar menghubungi call center 110 untuk masalah keamanan.

BACA JUGA :  Seluruh Jalan Rusak di Pati Ditarget 3 Tahun Mulus

Sedangkan, saat mendapat kendala medis bisa menghubungi nomor 119.

“Semua layanan gratis dan on call selama 24 jam,” imbaunya.

Sementara itu, AKBP Ridwan menandaskan apel gabungan tersebut merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun pendukungnya.

Termasuk, sarana dan prasarana, sekaligus sebagai wujud komitmen maupun sinergisitas lintas sektor.

“Operasi Ketupat Semeru 2026 digelar selama 13 hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026,” kata Kapolres.

Untuk mendukung pelaksanaan Operasi, sambung dia, Polres Trenggalek mendirikan sedikitnya 3 Pos.

Yakni, 1 pos pelayanan yang ditempatkan di lingkungan Agropark dan 2 pos pengamanan.

Masing-masing ditempatkan di Durenan dan Watulimo, ditambah satu pos pantau yang ada di area Anjungan Cerdas, Bendungan Tugu, Kecamatan Tugu.

Sedangkan perkuatan yang terlibat, sebanyak 750 personel gabungan.

Di antaranya, 200 anggota Polri dan sisanya merupakan gabungan dari TNI, PM, Pol PP, Dishub, Dinkes, BPBD, Basarnas, Orari, Senkom, dan Pramuka.

Fokus utama operasi meliputi, arus mudik, arus balik, seputar kawasan wisata serta perayaan Kupatan.

“Untuk mudik, Insya Allah secara statistik aman. Namun begitu tetap perlu antisipasi, sekaligus menyiapkan pada saat liburan di destinasi wisata, pasca lebaran dan juga kegiatan Kupatan di Durenan,” imbuhnya.

Mantan Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim ini memastikan, pihaknya telah membentuk tim urai kepadatan arus lalin.

Jajaran Satlantas diberi tugas khusus memecah kemacetan lalu lintas sepanjang jalan nasional maupun ruas-ruas jalan menuju lokasi wisata.

Selain itu, berkenaan tradisi menerbangkan balon udara dan petasan, jauh hari sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan PT PLN.

Dibentuk tim bersama untuk melakukan sosialisasi yang melibatkan kepala desa maupun Bhabinkamtibmas.

“Sudah diperintahkan kepada seluruh kapolsek untuk langsung mendatangi orang-orang yang biasa membuat balon udara. Sejak awal diperingatkan sebagai bentuk pencegahan,” ucap AKBP Ridwan.

BACA JUGA :  Menteri Zulhas Datang ke Jepara, Bagikan Beras dan Minyak Goreng

Tak lupa, dirinya menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Semeru 2026 merupakan tanggung jawab bersama.

Untuk itu, soliditas dan sinergisitas dalam setiap pelaksanaan tugas perlu untuk terus ditingkatkan.

“Bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,”pungkasnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini