ramadan 2026

Respons Keluhan Petani, Dinas Pertanian Rembang Agendakan Pengendalian Hama

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Mar 2026 12:45 0 41 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang bergerak cepat merespons laporan petani terkait serangan hama wereng dan dampak cuaca ekstrem di wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori.

Dalam waktu dekat, aksi nyata berupa Gerakan Pengendalian (Gerdal) akan segera dilaksanakan untuk menyelamatkan tanaman padi milik warga.

Cuaca dalam sepekan terakhir di wilayah Rembang tergolong cukup ekstrem, dengan curah hujan tinggi yang disertai angin kencang.

Kondisi ini ternyata memicu munculnya hama wereng yang menyerang lahan persawahan, khususnya di Dusun Ngumpleng, Desa Gunungsari.

​Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dintanpan Rembang, Anung Anindhita Nugraha, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi tanaman petani.

​”Memang di samping cuaca yang agak ekstrem seminggu kemarin, setelah kami cek lapangan banyak sekali yang terkena hama terutama wereng. Kami juga sudah mengundang PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) wilayah Kaliori untuk sinkronisasi data lapangan,” ujar Anung saat dimintai keterangan pada Senin (2/3/2026).

​Sebagai langkah konkret, Anung menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam.

Pihaknya tengah membangun koordinasi intensif dengan Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) wilayah Kabupaten Rembang.

​”Tindakan dalam waktu dekat adalah melakukan koordinasi dengan Koordinator POPT untuk melaksanakan kegiatan Gerdal (Gerakan Pengendalian) hama tersebut di wilayah Gunungsari. Kami ingin memastikan populasi wereng bisa ditekan sebelum menyebar lebih luas,” tambahnya.

BACA JUGA :  Investasi Pati, Penanaman Modal dalam Negeri Vs Asing Unggul Mana?

​Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang mengimbau para petani di wilayah lain untuk tetap waspada dan rajin melakukan pengamatan mandiri terhadap tanaman mereka.

Mengingat cuaca yang masih fluktuatif, potensi ledakan hama wereng tetap ada.

​Dengan adanya sinergi antara petani, PPL, dan POPT melalui kegiatan Gerdal nanti, diharapkan produktivitas padi di Desa Gunungsari tetap terjaga dan target ketahanan pangan di Kabupaten Rembang tidak terganggu.

​Kehadiran jajaran Dinas Pertanian di tengah sawah, membawa angin segar bagi para petani yang mulai khawatir akan potensi gagal panen.

Sunardi, salah satu petani dari Dusun Ngumpleng, Desa Gunungsari, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respons cepat pemerintah daerah.

​”Terima kasih kepada Dinas Pertanian dan PPL yang sudah hadir langsung di Dusun Ngumpleng untuk survei dampak hama wereng dan angin kencang kemarin. Saya sangat mengapresiasi dan bangga adanya tindakan nyata ini,” kata Sunardi.

​Ia juga menyambut baik rencana pemberian bantuan obat-obatan atau pestisida pengendali wereng yang dijanjikan oleh pihak dinas.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat krusial bagi petani yang saat ini baru memulai masa tanam.

​”Harapan kami bantuan obat segera turun agar petani yang baru tanam, bisa menjaga tanamannya sampai panen nanti, sehingga tidak ada lagi wereng yang menyerang,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini