Rayakan Ultah Khofifah ke-56 Tahun, Plh. Sekdaprov Jatim Bikin Gaduh

SURABAYA-Mondes.co.id| Beberapa hari ini publik Jawa Timur dihebohkan perayaan ulang tahun (ultah) Gubernur Jatim, Khofifah Indar parawansa ke 56 tahun yang jatuh pada tanggal 19 Mei 2021, yang pada akhirnya menyisakan persoalan.

Perayaan ultah Gubernur yang digelar di gedung Grahadi saat pandemi  Covid-19 ini sontak menimbulkan kontroversi. Banyak beredar video atau foto kerumunan tamu undangan, kue tart mewah, hingga kedatangan penyanyi ibukota, Katon Bagaskara.

Plh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono tanggal 21 Mei 2021 muncul ke publik dan secara gagah ‘pasang badan’ mengeluarkan pernyataan bila ultah Khofifah diadakan secara spontan alias tidak direncanakan dan atas inisiatif dirinya.

Khofifah sendiri akhirnya meminta maaf terkait perayaan ultahnya tersebut, meski berdalih tidak ada pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

Ketua Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi & Media (FKPRM) Jatim, Agung Santoso, dalam keterangan pers yang diterima awak media menilai Heru Tjahjono telah bikin gaduh skala Jatim hingga nasional.

“Perayaan Ultah Gubernur Jatim di rasa bikin gaduh hingga skala nasional, tidak cukup hanya meminta maaf melainkan harus ada sanksi hukum yang di jatuhkan,” tandas Agung Santoso, Minggu (23/4/5/2021).

Pria Penggagas Uji Kompetisi Wartawan (UKW) Mandiri Solopos Institute tersebut meminta tidak hanya sekedar minta maaf, melainkan ada sanksi administratif atau sanksi hukum yang harus dijatuhkan, khususnya kepada pejabat yang mengaku menjadi inisiator ultah sang Gubernur yakni, Heru Tjahjono.

“Hukum jangan tumpul ke atas, namun tajam ke bawah, tegakanlah hukum yang seadil-adilnya,” pintanya.

(AS/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.