Foto: Pelajar Pati yang ikut Apresiasi Duta Genre Provinsi Jawa Tengah, Raisa Salsabila Al Ghifari (Mondes/dok. pribadi) PATI – Mondes.co.id | Pelajar asal Kabupaten Pati ikuti Apresiasi Duta Genre Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang berlangsung sejak 4 Mei sampai 25 Juni 2026.
Raisa Salsabila Al Ghifari, seorang pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati, mengikuti ajang tersebut sebagai perwakilan dari Kabupaten Pati.
Sebagai Juara 1 Duta Genre Kabupaten Pati, ia mengikuti pemilihan Duta Genre di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Saat ini saya sedang mengikuti Apresiasi Duta Genre Jawa Tengah 2026 sebagai perwakilan Duta Genre Kabupaten Pati. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak kick off atau peluncuran pada 4 Mei 2026, dan saat ini peserta masih menjalani berbagai tahapan seleksi daring yang berlangsung hingga 25 Juni 2026, sebelum nantinya memasuki tahap karantina dan grand final,” jelasnya saat diwawancarai Mondes.co.id, Selasa, 9 Juni 2026.
Motivasi mengikuti Apresiasi Duta Genre Provinsi Jawa Tengah untuk memperluas dampak positif kepada para remaja, khususnya di Bumi Mina Tani.
Nama baik Kabupaten Pati dibopong oleh Raisa, guna berkontribusi jadi agen perubahan.
“Motivasi saya untuk terus belajar, berkembang, dan memperluas dampak positif yang dapat saya berikan sebagai remaja dan Duta Genre Kabupaten Pati. Selain itu, kami juga ingin membawa nama baik Kabupaten Pati di tingkat Jawa Tengah, sekaligus menunjukkan bahwa remaja Kabupaten Pati mampu berkontribusi dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya,” kelas wanita asal Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti itu.
Raisa sangat menyoroti pentingnya kesadaran remaja terhadap isu di sekitar.
Ia punya program unggulan, yaitu Generasi Sadar, Satukan Aksi (REDAKSI).
“Melalui program unggulan saya, REDAKSI saya mengajak seluruh kalangan usia untuk lebih peduli terhadap isu seperti kesehatan mental, bullying, penyalahgunaan narkoba, pernikahan anak, stunting, fatherless, hingga kesetaraan gender. Menurut saya, perubahan selalu diawali dari kesadaran, ketika seseorang sadar terhadap suatu isu, maka ia akan lebih terdorong untuk mengambil tindakan dan menjadi bagian dari solusi,” paparnya.
Seleksi Apresiasi Duta Genre Provinsi Jawa Tengah memang berlangsung panjang, karena penilaian mulai dari kemampuan individu dan aksi nyata.
Berbagai challenge, pengumpulan berkas administrasi, dan pembuatan video profil dan video advokasi.
Selain itu, terdapat head to head challenge seperti membahas isu-isu remaja, kegiatan pengabdian masyarakat, audiensi dengan Ayah-Bunda Genre, dan melaksanakan program kerja masing-masing.
Jadi, penilaiannya tidak hanya berdasarkan kemampuan berbicara, tetapi juga dampak dan kebermanfaatan yang diberikan kepada masyarakat.
“Seleksinya cukup panjang karena tidak hanya menilai kemampuan individu, tetapi juga aksi nyata yang dilakukan peserta di masyarakat. Penilaiannya tidak hanya berdasarkan kemampuan berbicara, tetapi juga dampak dan kebermanfaatan yang diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia mengaku, banyak pengalaman baru yang didapati.
Wawasan ilmu tentang isu-isu remaja bertambah dan relasi dengan orang lain juga bertambah.
Kemampuannya komunikasi, leadership, teamwork, dan problem solving meningkat.
“Melalui kegiatan ini saya dapat berjejaring dengan Duta Genre dari berbagai daerah di Jawa Tengah, memperluas wawasan tentang isu-isu remaja, serta belajar mengembangkan program yang lebih berdampak dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan pemecahan masalah,” urainya.
Ia harap memperoleh hasil terbaik di Apresiasi Duta Genre Provinsi Jawa Tengah, serta mengharumkan nama baik Bumi Pesantenan.
Selama proses mengumpulkan dukungan, Raisa mengajak masyarakat ikut partisipasi dalam voting maupun interaksi pada konten media sosial (medsos) di akun Instagram miliknya di @raisasalsabilaalgfr.
“Kami berharap dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Pati di tingkat Jawa Tengah. Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Pati agar dapat menjalani seluruh rangkaian seleksi dengan lancar dan maksimal,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ini peserta masih menunggu informasi resmi dari panitia penyelenggara.
Setelah seluruh tahapan pra-karantina selesai, peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap karantina dan grand final sebagai penentuan pemenang Apresiasi Duta Genre Provinsi Jawa Tengah 2026.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar