HAPPY NEW YEAR

Puluhan Siswa SMKN 4 Pati Diduga Keracunan MBG

waktu baca 3 menit
Senin, 9 Feb 2026 17:38 0 158 Vindi Agil

PATI – Mondes.co.id | Sebanyak 22 siswa SMK Negeri 4 Pati diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (9/2/2026) siang.

PIC MBG SMKN 4 Pati, Tri Rahajoe, menjelaskan bahwa pembagian makanan dimulai sekitar pukul 11.35 WIB.

Saat proses pembagian masih berlangsung, ia menerima laporan darurat dari kelas 10 Teknik Mesin (TM) 2.

“Tiba-tiba saya mendapatkan laporan di kelas 10 TM 2 itu ada anak yang kejang. Terus saya langsung lihat ke sana,” ujar Tri Rahajoe saat ditemui di IGD RS Keluarga Sehat (KSH) Pati.

Tri menambahkan, siswa yang mengalami kejang tersebut ditemukan terjatuh dengan sisa makanan di ompreng yang belum habis.

Korban tampak mual, namun kesulitan untuk muntah dan tidak mampu berdiri, sehingga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tak berselang lama, jumlah siswa yang mengeluhkan mual terus bertambah hingga total mencapai 22 orang.

Menyadari adanya indikasi keracunan massal, Tri Rahajoe segera mengambil tindakan tegas dengan menghentikan distribusi makanan di seluruh area sekolah.

Dia menggunakan fasilitas mikrofon sentral sekolah untuk memperingatkan siswa lainnya.

“Paket MBG hari ini tidak perlu dimakan semuanya, karena ada indikasi untuk ada yang keracunan. Saya langsung buat pengumuman seperti itu,” tegasnya.

Menu MBG yang disajikan pada hari itu terdiri atas nasi, ayam garang asem, tahu krispi, oseng-oseng wortel, susu kedelai, dan buah semangka.

Tri mengaku telah menjalankan prosedur dengan mencicipi seluruh menu sebelum dibagikan kepada siswa, termasuk susu dan ayam.

BACA JUGA :  Nomor Urut Paslon Pilkada Pati Telah Ditetapkan, Sujarwanto Minta Tim Pemenangan Tertib Pasang APK

Pihak sekolah menyatakan bahwa ini merupakan kasus pertama, sejak SMKN 4 Pati menjadi sekolah pertama yang menerima program MBG di Pati pada 13 Januari tahun lalu.

Selama setahun terakhir, program ini diklaim berjalan aman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan medis masih menyelidiki sumber pasti yang menyebabkan para siswa jatuh sakit.

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra yang menjenguk langsung para korban di IGD RS KSH, mengonfirmasi bahwa hidangan MBG yang disantap siswa SMKN 4 hari ini berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Rendole, Margorejo.

SPPG ini berada di bawah naungan Yayasan Patriot Bangsa.

Menurutnya, SPPG tersebut merupakan proyek percontohan pertama di Kabupaten Pati.

“Selama ini ya sebetulnya SPPG ini sudah melaksanakan SOP-SOP yang sudah berjalan. Tadi menunya adalah ayam, tahu, dan ada sayuran. Nah kita belum tahu makanan mana yang menjadikan adik-adik ini keracunan,” ujar Chandra kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa para siswa mengeluhkan gejala serupa, yakni mual dan pusing, bahkan beberapa di antaranya sempat mengalami muntah-muntah.

Meski demikian, Chandra memastikan kondisi para siswa kini berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis.

“Para siswa sudah mulai membaik. Tadi mualnya sudah mulai hilang, tapi ada beberapa yang masih mual, masih pusing. Sebagian besar sudah mulai membaik,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini