Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi di Sungai Desa Sumur

PATI-Mondes.co.id| Polsek Cluwak terus memburu pelaku pembuang bayi di sungai. Penemuan bayi berjenis kelamin laki – laki dipinggir sungai yang sempat menggegerkan warga Dukuh Gebang Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih dalam proses pencarian pelaku.

Kapolsek Cluwak AKP Tri Gunarso mengatakan, Polisi akan terus memburu orang tua bayi tersebut. Dirinya meminta kepada seluruh warga masyarakat jika mengetahui tetangga atau kerabat yang semula kelihatan hamil dan kemudian tidak kelihatan, agar segera menginformasikan kepada pihak yang berwajib.

“Informasi dari masyarakat diharapkan guna mengungkap kasus ini, apabila melihat perempuan yang tadinya hamil sekarang tak terlihat hamil untuk segera memberikan informasi ke pihak kepolisian,” ungkap Kapolsek Cluwak. Sabtu (18/9/2021).

Dirinya menyebutkan bayi yang ditemukan dalam keadaan masih hidup. Guna penanganan lebih lanjut, Tim medis dari Puskesmas Cluwak yang memberikan perawatan terhadap bayi tersebut.

“Saat ditemukan warga bayi dalam keadaan hidup walaupun kondisinya masih basah bahkan plasenta juga masih ada, sehingga dengan cepat untuk diberikan perawatan oleh tim medis, diperkirakan bayi lahir normal,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, saat ini bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,4 kilogram dan panjang 48 sentimeter tersebut dalam kondisi baik dan sehat. Meski sempat beberapa jam berada di sungai. Namun berkat tindakan medis yang tepat, akhirnya bayi tersebut terselamatkan. Bahkan banyak sekali peminat yang ingin mengadopsi bayi tersebut.

“Bayi dalam kondisi sehat, bahkan peminat untuk mengadopsi bayi tersebut sangat banyak sekali, atas hal tersebut kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial selama penyelidikan ini, bayi tersebut dirawat di puskesmas dengan kondisi sehat,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Muhtar mengatakan, sebagai tindak lanjut untuk menjamin hak-hak bayi tersebut terlindungi, proses dan prosedur adopsi harus dipenuhi. Hal ini sebagai syarat wajib yang harus dilalui oleh setiap pemohon sebagai seleksi awal.

”Dipastikan bahwa bayi tersebut benar kondisinya sehat dan sekarang dirawat di puskesmas Cluwak, namun untuk masuk prosedur adopsi harus ada ketentuan yang di taati,” terang Muhtar.

Selanjutnya, semua berkas pemohon disampaikan ke Dinas Sosial, pihaknya akan segera memproses permohonan adopsi tersebut yang kemudian disampaikan ke Dinas Sosial Propinsi untuk diberikan rekomendasi.

“Atas hal tersebut maka, kami akan selalu koordinasi dengan pihak tertentu termasuk persyaratan sebagai seleksi awal yang nanti kami sampaikan,” pungkasnya.

(Dn/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.