dirgahayu ri 80

Persijap Bermain Imbang Tanpa Gol Lawan Arema FC

waktu baca 3 menit
Minggu, 31 Agu 2025 18:29 0 54 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Persijap Jepara bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Kabupaten Jepara, kemarin.

Bermain tandang, Arema FC menggunakan jersey berwarna putih.

Sedangkan tuan rumah Persijap Jepara menggunakan jersey kebanggaannya merah.

Head Coach Persijap Jepara, menurunkan formasi 3-4-3.

Sedangkan tim tamu Singo Edan, Pelatih Arema FC, Marcos Santos menurunkan formasi 4-3-3.

Awal babak pertama, tuan rumah Persijap Jepara kerap menekan pertahanan dari Arema FC.

Namun kerap ditekan oleh tuan rumah, membuat anak asuh Marcos Santos mulai bisa menemukan pola permainan.

Masuk dalam waktu 20 menitan, Arema FC mulai menekan lini pertahanan Laskar Kalinyamat.

Terlihat beberapa peluang sempat didapatkan oleh Arema FC, namun peluang tersebut belum bisa mencetak gol.

Pada menit ujung babak pertama, jual beli serangan kerap terjadi.

Pada babak pertama saja, kedua tim sempat dihadiahi kartu merah oleh wasit, sehingga masing – masing tim harus bermain dengan 10 pemain saja.

Sampai akhir pertandingan babak pertama, Persijap Jepara melawan Arema FC berakhir imbang.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin meningkat.

Terlihat kedua tim terus mencoba untuk mencetak gol, namun sampai peluit tanda akhir pertandingan.

Atas hasil imbang ini, Arema FC saat ini telah berhasil mendapatkan 8 poin, sedangkan Persijap Jepara menoreh 5 poin.

Head Coach Persijap Jepara, Mario Lemos, mengatakan Laskar Kalinyamat sudah bermain cukup bagus saat menghadapi Arema FC.

BACA JUGA :  DPD PPNI Jepara Rayakan Ulang Tahun ke-49

Namun memang dalam laga kemarin sore, anak asuhnya belum bisa memenangkan pertandingan.

“Kami dimulai pertandingan sangat baik, kami memiliki banyak peluang untuk menciptakan gol,” kata Mario, Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, pola permainan Laskar Kalinyamat berubah ketika Alexis Nahuel Gomez harus keluar lapangan karena mendapat kartu merah dari wasit.

“Kami bisa bermain secara kolektif di babak pertama, itu berubah ketika satu pemain mendapatkan kartu merah,” ungkapnya.

Bagi dia, keluarnya satu pemain tersebut juga jadi alasan utama Persijap Jepara tidak bisa mencetak gol saat menghadapi Singo Edan.

“Itu sedikit merubah tempo, jadi sedikit lambat temponya, banyak space, kurang fokus, hingga tidak bisa memanfaatkan peluang yang ada,” ujarnya.

Ia menilai, hasil pertandingan kemarin sudah cukup baik, melihat dari pekan ke empat ini Laskar Kalinyamat hanya menoreh satu kekalahan.

Ke depannya, Pelatih asal Portugal ini percaya akan lebih baik lagi.

“Saya pikir dengan empat pertandingan, dua seri dan kalah sekali ini masih hasil yang bagus, ke depan akan perbaiki lagi,” ucapnya.

Pemain Persijap Jepara, Diogo Arauju Brito mengatakan jika para pemain sudah bermain maksimal.

Ia juga sempat apresiasi permainan Arema FC yang cukup bagus.

“Pertandingan sangat baik, meskipun tidak menang dan kami tidak kalah. Lawan kuat, banyak peluang tapi belum ada gol,” ucap Diogo.

Editor; Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini