Pelajar Dominasi Pelanggaran, Polres Trenggalek Masifkan Edukasi ke Sekolah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Nov 2025 15:09 0 30 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Menjelang berakhirnya Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Trenggalek terus gencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan pelajar.

DBHCHT TRENGGALEK

Pasalnya, dari hasil evaluasi bahwa pelanggar lalu lintas di Kabupaten Trenggalek, tercatat masih didominasi oleh usia pelajar.

Oleh sebab itu, sekolah masih menjadi sasaran prioritas dalam penyelenggaran edukasi.

Sebagaimana hari ini, Sabtu, 29 November 2025 dengan menyasar SMP Negeri 2 Karangan, Kabupaten Trenggalek.

Di sela-sela waktu istirahat, Satgas Preemtif Operasi Zebra Semeru 2025, menyampaikan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa soal tertib berlalu lintas.

Dikonfirmasi usai kegiatan, Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto menyampaikan bahwa pihaknya memang banyak menemukan pelajar SMP yang mengendarai sepeda motor.

Dari sisi usia, tentunya belum diperbolehkan mengendari kendaraan bermotor.

“Demikian juga dari segi psikologi maupun perilaku. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian semua pihak. Bukan saja kepolisian tetapi juga keluarga dan sekolah,” sebutnya.

Di samping demi menegakkan aturan perundangan, lanjut AKP Sony, upaya yang tergelar merupakan wujud dari kepedulian jajaran kepolisian terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak.

Maka, sosialisasi dan edukasi terus dimasifkan guna menambah wawasan tentang kelalulintasan, sekaligus mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

“Fokus materinya, pada aturan serta etika berlalu-lintas, terutama yang bersinggungan langsung dengan aktivitas sehari-hari,” jelas Kasatlantas.

Menurut AKP Sony, hal tersebut dinilai lebih mengena sehingga mudah dipahami oleh para pelajar.

Misalnya, soal penggunaan helm, rambu dan marka jalan ataupun jenis-jenis pelanggaran.

BACA JUGA :  Komunitas Intelijen Soroti Dinamika Pasca Demo 13 Agustus Pati

Terlebih, potensi yang mampu menimbulkan fatalitas kecelakaan lalu lintas.

“Diharapkan, saat mereka dewasa nanti, bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mampu memberikan teladan, serta contoh bagi masyarakat lainnya,” harapnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini