Pastikan Vaksinasi ‘Door to Door’ di Trenggalek Berjalan Lancar, Kabinda Jatim Turun Langsung ke Lapangan

TRENGGALEK-Mondes.co.id| Guna memastikan gelaran vaksinansi ‘door to door’ atau dari rumah ke rumah berjalan lancar, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Jawa Timur, Marsma TNI Rudy Iskandar turun langsung ke lapangan. Peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi ‘door to door’ di lakukan disalah satu wilayah Kabupaten Trenggalek. Yakni, rumah warga di RT.20, RW.03, Desa Sengon, Kecamatan Bendungan pada Minggu, (1/8/2021).

Kedatangan Kabinda yang didampingi jajaran Forkopimda Trenggalek tersebut, dimaksudkan untuk memastikan kelancaran dari program dimaksud. Sebagaimana memang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 secara nasional.

Itu seperti disampaikan oleh Kabinda Jatim, Marsma TNI Rudy Iskandar, jika kegiatan ini digelar oleh BIN secara menyeluruh tidak hanya dilakukan di Jawa Timur saja. Namun, serentak di 14 provinsi yang dinilai sebagai titik-titik rawan penyebaran virus corona.

“Hari ini kami dari BIN Daerah Jawa Timur melaksanakan vaksinasi ‘door to door’ di wilayah Desa Sengon, Kecamatan Bendungan, Trenggalek. Dirasa tepat karena lokasinya cukup jauh dari kota dan medannya juga bagus karena naik turun gunung,” ungkapnya.

Selain itu, kata Kabinda Jatim, pihaknya menggelar vaksinasi dari rumah ke rumah secara substansial demi membantu pemerintah daerah dan masyarakat. Untuk itulah, BIN akan terus bersinergi bersama jajaran kewilayahan guna mendorong percepatan vaksinasi khususnya di Jawa Timur.

“BIN akan bekerja sama, bahu-membahu dengan tiga pilar untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi agar target ‘herd immunity’ terpenuhi,” imbuhnya.

Selain percepatan vaksinasi, lanjutnya, upaya lain yang dilakukan untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 adalah memasifkan tracing atau penelusuran kontak erat. Karena itulah, dalam program kali ini dibawa serta 1 unit ambulans dan mobile laboratorium untuk test PCR (Polymerase Chain Reaction).

“Dengan adanya mobil PCR tersebut akan mempermudah petugas dalam mendeteksi potensi kasus baru. Jadi, ketika ada warga yang di test antigen positif maka bisa langsung disampaikan kepada satgas untuk mendapatkan penanganan,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menambahkan, dengan adanya bantuan vaksinasi dari BIN kepada warga di wilayahnya maka pemerintah kabupaten (pemkab) pun merasa sangat terbantu. Pasalnya, selama ini Pemkab Trenggalek sangat antusias dalam mempercepat progres vaksinasi, sehingga stok vaksin cepat habis.

“Stok vaksin di Trenggalek kebetulan sudah kosong dan ‘dropping’ dari pusat juga belum ada. Tapi Alhamdulillah, ini ada bantuan dari BIN sebanyak 2000 dosis untuk tiga titik sehingga benar-benar membantu,” ujar bupati.

Apresiasi juga datang dari salah satu warga Desa Sengon, Dyah Ayu Rahayuningtyas penerima vaksin dosis pertama yang dengan antusias mengikuti proses vaksinasi ‘door to door’.

“Terimakasih Pak Presiden Joko Widodo, Terimakasih BIN, semoga dengan vaksinasi ini akan membawa manfaat bagi masyarakat. Trenggalek sehat, Indonesia hebat,” pungkasnya dengan semangat.

(Heru/mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.