Foto: Pertamina ketika hendak meyalurkan BBM (Mondes/dok. Pertamina) PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati paparkan kondisi logistik di Kabupaten Pati untuk menyongsong Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyebut pasokan sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Pati terkendali, serta harga stabil di tingkat pasar.
“Kami bersama Bulog (Badan Urusan Logistik) dan Disdagperin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) memastikan suplai sembako karena harus kita jaga harga kebutuhan pokok harus stabil. Ada informasi dari provinsi (Pemerintah Provinsi Jawa Tengah) bahwa ada harga sembako yang meningkat, itu langsung kita antisipasi dengan mengadakan sidak ke Pasar Tlogowungu, Puri untuk minyak goreng, beras,” ucapnya kepada awak media, kemarin.
Berbagai langkah dilakukan untuk mengontrol harga kebutuhan pokok (kepokmas), seperti pasar murah di sejumlah pasar tradisional.
“Insya Allah stok sembako terkait beras, minyak goreng, daging, ayam, telur dan lain-lain stabil. Informasi terakhir, harga daging sapi di angka Rp125 ribu per kilogram. Pasar murah sudah kita laksanakan kemarin di Cluwak dan ada di Pucakawangi,” lanjut Chandra.
Di samping itu, ketersediaan bahan bakar di Kabupaten Pati masih aman untuk enam hari ke depan.
Hal ini dipicu oleh adanya krisis stok di beberapa tempat.
“Ketersediaan BBM (Bahan Bakar Minyak) kebutuhan Solar dan Pertalite, serta elpiji 3 kilogram di angka 2 sampai 6 hari ke depan. Adanya krisis di beberapa tempat, Pati aman,” sebutnya.
Lebih lanjut, penambahan elpiji dari Pertamina dapat dipastikan kebutuhan konsumen akan aman di Lebaran tahun 2026 ini.
“Dan gas elpiji ada tambahan dari Pertamina. Insya Allah kepokmas dan tabung gas elpiji di hari Lebaran di 2026 ini aman,” paparnya.
Chandra juga memaparkan, pasokan listrik di Bumi Mina Tani untuk Lebaran besok.
Berdasarkan koordinasi bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN), pasokan listrik di Kabupaten Pati ada 189 Megawatt.
Sementara, kebutuhan listrik pengguna layanan PLN di Kabupaten Pati pada Lebaran kisaran 140 Megawatt.
“Stok PLN sendiri sudah dinfo ke kita pasokan PLN Juwana dan PLN Pati 198 Megawatt, sedangkan kebutuhan rata-rata selama Lebaran dan pasca Lebaran 132 sampai 140 Megawatt, sehingga kapasitas terpakai 72 sampai 77 persen. Hal ini menggembirakan, masyarakat tidak perlu khawatir stok dari PLN di malam Lebaran dan pasca Lebaran,” pungkasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar