Ogoh-ogoh Takbiran di Pati Jadi Incaran Warga Luar Daerah untuk Sedekah Laut

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Mar 2026 17:01 0 46 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Hari Lebaran sering memunculkan kreativitas warga dalam membuat ogoh-ogoh.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Siapa sangka, berkat keunikannya, tak sedikit ogoh-ogoh buatan warga Pati yang dibeli oleh warga luar daerah seperti Kabupaten Rembang.

Bagi warga Pati, ogoh-ogoh itu biasanya memang digunakan untuk perayaan takbiran.

Namun setelah tak terpakai, rupanya tak sedikit warga dari Rembang yang menawar untuk membelinya dan digunakan saat momen sedekah laut.

ketua pgri

Di antara yang banyak diburu seperti ogoh-ogoh buatan warga Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.

Selain bentuknya yang beragam, ogoh-ogoh buatan warga itu dikenal akan kedetailannya.

Sehingga banyak yang dibeli untuk digunakan saat tradisi sedekah laut atau kupatan.

“Cukup bangga juga kalau dibeli, berarti kan hasilnya memang bagus. Selain itu, daripada sekali pakai kemudian dibuang, mending dijual kembali sehingga hasil karya anak-anak muda ini menjadi lebih bermanfaat,” ucap salah satu pemuda Desa Ketitangwetan, Gibran, Rabu, 25 Maret 2026.

Gibran bersama teman-temannya saat itu membuat ogoh-ogoh berbentuk hanoman.

Oleh warga Kabupaten Rembang, ogoh-ogoh itu kemudian dibeli seharga Rp800 ribu.

Meski belum sebanding dengan biaya operasionalnya yang mencapai Rp2 juta, tapi mereka tetap puas.

“Setiap tahun pasti ada yang beli. Harganya berkisar antara Rp800 hingga Rp1,5 juta. Walaupun tak sebanding, tapi bisa digunakan untuk modal membuat ogoh-ogoh tahun depan. Kami puas karena bisa berkarya sesuai yang kami inginkan dan tentunya bisa menjadi momen kebersamaan para pemuda,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Efek El Nino, Aliansi HMPS STAI Pati Distribusikan Bantuan Air Bersih

Ia menyebut, rata-rata yang membeli merupakan warga yang memiliki tradisi sedekah laut, di mana pelaksanaannya H+7 Lebaran.

Dari sekitar 10 ogoh-ogoh yang ada di Desa Ketitangwetan, bahkan kini hampir semua telah terjual.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini