Foto: Pengungsi di Aula Desa Bumirejo, Tutik saat diwawancarai (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Ada puluhan warga yang mengungsi di Aula Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati per Jumat, 16 Januari 2026.
Mereka menempati aula desa hampir sepekan.
Banjir ini merendam permukiman warga sejak Minggu, 11 Januari lalu.
Bukannya mengalami surut, genangan banjir justru terus mengalami kenaikan karena curah hujan yang cukup tinggi.
Salah satu yang terdampak yakni warga bernama Tutik yang mengungsi bersama suami dan anaknya, sebab rumah yang ia tempati terendam banjir mencapai 1 meter lebih.
“Banjir di sini itu sejak hari Minggu lalu kedalaman se-dada orang dewasa di jalan, kalau di dalam rumah se-perut orang dewasa. Airnya itu datang Minggu pagi, sore mengungsi, sudah lima hari ini mengungsi,” ungkapnya.
Ia mengungsi di aula desa bersama 39 warga lainnya.
Menurutnya, banjir ini karena luapan Sungai Silugonggo yang tak jauh dari permukiman warga.
Titik membutuhkan bantuan makanan karena tidak bisa bekerja.
Hanya saja, baru dua kali mendapat kiriman makanan.
“Bantuan berupa nasi. Kemarin ada dapur umum cuma dua hari saja, kalau ini belum tahu, mungkin kalau ada ya Alhamdulillah karena tidak bisa bekerja,” tutur Tutik.
Banjir kali ini menurutnya lebih besar dibandingkan kejadian pada tahun 2022 silam.
“Kejadian banjir itu dua tahun yang lalu. Gede yang ini, naiknya cepet banget,” ujarnya.
Ia pun berharap agar banjir segera surut dan warga bisa bekerja kembali.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar