Mahasiswa Ilmu Gizi Unhas Lakukan Pengukuran Antropometri pada Kelompok Rentan Kelurahan Labakkang

waktu baca 3 menit
Kamis, 30 Jul 2026 13:07 0 162 Redaksi

MAKASSAR — Mondes.co.id | Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam kegiatan Evidence Based Learning (EBL) II Posko Kelurahan Labakkang, resmi melaksanakan Seminar Awal EBL II, kemarin.

gempur rokok ilegal rembang

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan EBL II, sekaligus wadah penyampaian rencana program yang akan dilaksanakan selama kegiatan berlangsung di Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Seminar awal tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan mitra kesehatan.

Antara lain perwakilan Puskesmas Labakkang, Lurah Labakkang, dosen pendamping kegiatan EBL II, Dr. Healthy Hidayanty, SKM., M.Kes., Dietisien, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan dan sinergi yang baik antara mahasiswa, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan aparat keamanan dalam mendukung pelaksanaan EBL II di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Healthy Hidayanty, SKM., M.Kes., Dietisien, menyampaikan harapan agar masyarakat Kelurahan Labakkang dapat turut membantu dan mendukung kelancaran kegiatan mahasiswa selama proses EBL II berlangsung.

Dukungan masyarakat dinilai sangat penting agar kegiatan pengumpulan data dan pengukuran dapat berjalan dengan lancar, serta memberikan hasil yang bermanfaat bagi semua pihak.

Sementara itu, Lurah Labakkang, Abdul Haris, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan EBL II di wilayahnya.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga dapat memberikan pemahaman baru kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan dan pola hidup sehat, khususnya melalui hasil pengukuran antropometri yang akan dilakukan oleh mahasiswa.

Menurutnya, edukasi berbasis data lapangan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap status gizi dan kesehatan keluarga.

BACA JUGA :  Kejuaraan Taekwondo KONI Cup Pakai Medali PON XXI, Alasannya Bikin Bengong

Melalui kegiatan Evidence Based Learning II, mahasiswa Ilmu Gizi akan melaksanakan pengukuran antropometri pada kelompok rentan.

Di antaranya, ibu menyusui (Busui), ibu hamil (Bumil), bawah lima tahun (Balita), bawah dua tahun (Baduta), serta remaja putri.

Pengukuran antropometri ini bertujuan untuk memperoleh gambaran status gizi masyarakat sebagai dasar penyusunan edukasi dan intervensi gizi yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan pembelajaran berbasis bukti (evidence based learning) yang menekankan pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan data dan kondisi nyata masyarakat.

Pelaksanaan seminar awal berlangsung dengan tertib dan interaktif.

Mahasiswa memaparkan rencana kegiatan yang akan dilakukan selama EBL II, termasuk tahapan pendataan, pengukuran antropometri, serta koordinasi dengan pihak kelurahan dan Puskesmas setempat.

Diskusi yang terbangun, diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar pihak, sehingga kegiatan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Kelurahan Labakkang.

Dengan terlaksananya seminar awal ini, rangkaian kegiatan EBL II Kelurahan Labakkang resmi dimulai.

Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk menjalankan kegiatan secara profesional, komunikatif, dan kolaboratif bersama masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat, sehingga keberadaan EBL II dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kesehatan dan status gizi masyarakat Kelurahan Labakkang.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini