TRENGGALEK – Mondes.co.id | Green Policing adalah model pendekatan strategis Polri yang mengintegrasikan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan pelestarian lingkungan hidup maupun kesadaran ekologis.
Karena masih merupakan bagian tugas dan tanggung jawab aparat kepolisian, maka jajaran Polri di Bumi Menak Sopal pun secara terstruktur juga turut mendorong terwujudnya kebijakan dimaksud.
Di antaranya, melalui edukasi ataupun sentuhan lain kepada masyarakat, agar bersama-sama menjaga sumber air baku.
Sebagaimana disampaikan Kapolres Trenggalek Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, saat memimpin langsung patroli kewilayahan bersama para pejabat utama.
Sekaligus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Tasik Madu, Kecamatan Watulimo.
“Green Policing menjadi salah satu upaya dari jajaran kepolisian dalam mengimplementasikan tugas-tugas pokoknya, namun dengan tetap memperhatikan perlindungan ekosistem, kelestarian lingkungan serta keberlanjutan alam,” sebutnya kepada Mondes.co.id, Jumat, 30 Oktober 2026.
Menurut Kapolres, dalam kegiatan tersebut sekitar 5000 liter air dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Untuk pola pendistribusian, 1.200 liter dari Patroli Gentong Polres Trenggalek, sedang sisanya bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Trenggalek beserta tiga pilar setempat.
Meski sudah mulai turun hujan, namun di beberapa titik masih mengalami kekurangan air bersih.
Sebab, resapan hujan dimungkinkan belum mampu mengisi pasokan air tanah maupun sumber mata air.
“Intensitas hujan beberapa hari ini dimungkinkan belum meresap dan benar-benar menyentuh lapisan air tanah serta sumber mata air,” imbuh AKBP Rizky.
Maka, lanjut dia, kepada seluruh lapisan masyarakat diajak agar mau ikut merawat alam serta lingkungan mereka.
Sebelum terjadi kekeringan, bersama peduli pada sumber mata air disekitarnya.
Terutama yang berdomisli di wilayah pegunungan, sehingga tetap mendapatkan pasokan air bersih.
Melalui program ini, Polri mengajak warga untuk melindungi ekosistem agar sumber atau mata air yang ada terjaga baik.
“Tentu tidak mudah, perlu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakholder dan masyarakat,” imbaunya.
AKBP Rizky menambahkan, selain bantuan air bersih yang disalurkan, pihak Polres Trenggalek juga menginisiasi penanaman belasan bibit pohon beringin di sekitar mata air desa setempat.
Diharapkan, walau sederhana usaha yang dilakukan akan membawa manfaat utamanya kebutuhan air baku.
Termasuk, menggugah kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama menjaga, sekaligus merawat mata air di sekitarnya.
“Semoga bermanfaat, serta bisa menggugah kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga alam dan lingkungan,” pungkas lulusan Akpol 2006 ini.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini