PATI-Mondes.co.id| Komisi A DPRD Kabupaten Pati lakukan pemantauan persiapan jelang pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan di lakukan bulan April mendatang. Kamis, 04 Maret 2021.
Dalam sidak pemantauan tersebut, Komisi A DPRD Kabupaten Pati mendapati dua Desa yang ada di Kecamatan Juwana belum menetapkan Anggaran Belanja dan Pendapatan Desa (APBDes). Pasalnya, APBDes merupakan salah satu syarat dalam melakukan pelaksanaan Pilkades ini.
Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati Ir. Bambang Susilo saat ditemui membenarkan hal tersebut. Dimana kedua Desa tersebut adalah Desa Pekuwon dan Desa Kebonsawahan.
Lanjutnya, seperti di Desa Pekuwon ini, Kepala Desanya bahkan tidak diketahui dimana keberadaannya, dan tidak ada Plt dikarenakan waktu jabatannya yang sudah habis.
Sedangkan untuk Desa Kebonsawahan ini, perangkatnya hanya tinggal lima orang, masih kosong belum dilakukan pengisian dan memang terkendala akan regulasinya. Dan diharuskan ada BPD dalam pengisiannya, karena itu merupakan salah satu syarat pengisian perangkat yang harus melibatkan BPD.
Ketua Komisi A Ir. Bambang Susilo menegaskan, dimana dalam pembiayaan Pilkades tersebut bersumber dari APBD, APBDes, dan pihak ketiga yang harus dicantumkan dalam APBDesnya.
Untuk itu, dirinya meminta kepada Camat Juwana untuk segera menyelesaikan permasalah APBDes tersebut, dan bila memang sampai batas waktu yang ditentukan belum juga menetapkan APBDes, pihaknya akan memanggil bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekda Kabupaten Pati bersama Dinas terkait untuk segera mengambil langkah-langkah strategis.
“Ya kita tunggu, tadi sudah saya sampaikan kepada Pak Camat untuk segera menyelesaikannya, dan bila memang belum selesai juga, nanti kita akan ambil langkah – langkah strategis keputusannya,” pungkasnya.
(*/Mondes)
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar