Kirab Budaya Meriahkan Peringatan 10 Safar di Ngemplak Kidul 

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Jul 2026 15:43 0 264 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Desa (Pemdes) Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati menyelenggarakan peringatan 10 Safar pada Sabtu, 25 Juli 2026 dengan kirab budaya keliling desa.

gempur rokok ilegal rembang

Dalam kirab budaya itu, sebanyak 22 Rukun Tetangga (RT) menampilkan pementasan yang meriah untuk menghibur warga.

Warga dari dalam maupun luar desa tampak antusias memeriahkan acara tersebut.

Bahkan, akses Jalan Pati-Tayu sempat lumpuh karena dipadati ribuan massa yang menyaksikan kirab budaya setahun sekali ini.

Suharno, selaku Ketua Panitia peringatan 10 Safar Desa Ngemplak Kidul, juga menerangkan bahwa agenda ini bersamaan dengan Haul Syekh Ronggo Kusumo yang dianggap sebagai Waliyullah berpengaruh di desa tersebut.

“Ini kegiatan Hari Ulang Tahun 10 Safar, di dalamnya ada Haul Syekh Ronggo Kusumo. Hari Ulang Tahun 10 Safar diadakan dengan jalan santai yang diadakan pada tanggal 19 Juli dengan diikuti seluruh warga Ngemplak Kidul, ada juga olahraga sepak bola di lapangan. Untuk kirab melibatkan partisipasi seluruh warga Ngemplak Kidul secara mandiri per RT mendatangkan kelompok kebudayaan atau marching band,” ungkapnya kepada Mondes.co.id setelah acara.

Peringatan 10 Safar di desa penghasil tepung tapioka terbesar di Kabupaten Pati itu, meliputi jalan sehat, sepak bola, kirab budaya, dan pengajian.

Kegiatan tersebut di-support dari Pendapatan Asli Desa (PADes) dan iuran warga setempat.

Di samping kirab, pada malam hari inti acara tersebut, dilakukan tahtimul Qur’an dan manaqib di Makam Syekh Ronggo Kusumo.

BACA JUGA :  Maknai Kemerdekaan, Petani Pundenrejo Gelar Aksi Teatrikal Perjuangan

“Haul ada panitianya sendiri di makam, ada tahtimul Qur’an, yasin-tahlil, manaqib. Yang kegiatan religius kita bedakan dengan kirab,” jelasnya.

Suharno menerangkan, kegiatan peringatan 10 Safar di Desa Ngemplak Kidul sudah mengalami banyak transformasi.

Dulu sempat dimeriahkan kirab kebudayaan dengan kreativitas sekolah-sekolah se-Kecamatan Margoyoso.

Namun, di era modern ini, banyak mendatangkan unsur kebudayaan dari luar wilayah kecamatan tersebut.

“Peringatan ini kegiatan permanen sejak dari dulu sejak saya kecil sudah ada walaupun bentuknya beda. Dulu itu yang ikut kirab undangan sekolah-sekolah se-Margoyoso. Kemudian berkembang sehingga akhirnya seperti ini,” katanya.

Peringatan 10 Safar dan Haul Syekh Ronggo Kusumo mengangkat nilai-nilai budaya dan memepererat silaturahmi antar masyarakat desa sekitar.

Banyak warga dari luar Desa Ngemplak Kidul yang datang menonton pertunjukkan spektakuler ini, mulai dari pentas tari tradisional, arak-arakan hasil bumi, kirab budaya lokal, marching band profesional, hingga sound horeg.

Editor: Mila Candra 

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini