Ketua DPRD Jepara Wanti-wanti KUA-PPAS 2027 Rp2,5 Triliun Harus Berangkat dari Kepentingan Rakyat

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Jul 2026 15:11 0 163 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Jepara mulai menyusun arah kebijakan pembangunan untuk tahun anggaran 2027.

gempur rokok ilegal rembang

Langkah ini diawali dengan pengajuan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dengan total usulan anggaran fantastis mencapai Rp2,505 triliun.

Menanggapi besarnya proyeksi anggaran tersebut, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, memberikan lampu kuning kepada jajaran eksekutif.

Sebagai lembaga representasi masyarakat, ia mewanti-wanti agar penyusunan anggaran tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, melainkan harus benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat bawah.

“Penyusunan anggaran ini dasarnya harus berangkat dari kepentingan rakyat. Kami di Legislatif akan memastikan dan mengawal ketat agar setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD Jepara tahun depan memberikan manfaat yang nyata dan langsung dirasakan oleh warga,” tegas Agus Sutisna saat memberikan tanggapan terkait rancangan KUA-PPAS tersebut, Kamis (16/7/2026).

Bupati Jepara Witiarso Utomo, menjelaskan bahwa rancangan anggaran sebesar Rp2.505.161.037.608 tersebut mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jepara 2025-2029.

Tema besar yang diusung untuk tahun 2027 adalah “Pemantapan Infrastruktur dalam Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi Daerah”.

Menurut Witiarso, infrastruktur yang mantap akan menjadi fondasi utama untuk menggerakkan roda ekonomi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jepara.

“Tema pembangunan tahun 2027 difokuskan pada pemantapan infrastruktur sebagai pijakan kokoh untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit.

Dalam dokumen rancangan tersebut, Pemkab Jepara merinci lima isu strategis yang akan diintervensi menggunakan anggaran Rp2,5 triliun ini.

BACA JUGA :  Dermaga Nelayan Nyamplungan Karimunjawa Memprihatinkan, DPRD Usulkan Perbaikan

Di antaranya, penguatan perekonomian daerah yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Penyediaan prasarana dan sarana yang berkualitas serta ramah lingkungan.

Kemudian, tata kelola pemerintahan yang akuntabel berbasis digital.

Serta, penguatan ketahanan sosial masyarakat yang berkeadilan, sejahtera, dan berbudaya.

Dari sisi postur fiskal, Pemkab Jepara memproyeksikan total penerimaan daerah yang bersumber dari pendapatan daerah serta penerimaan pembiayaan sebesar Rp2,505 triliun.

Jumlah ini dirancang berimbang dengan total pengeluaran daerah untuk belanja dan pengeluaran pembiayaan dengan nilai yang sama.

Mengingat besarnya anggaran yang dipertaruhkan, DPRD Jepara berkomitmen untuk melakukan pembedahan mendalam dalam rapat-rapat komisi dan Badan Anggaran (Banggar) mendatang.

Legislatif ingin memastikan bahwa program-program yang diajukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar sejalan dengan prioritas penanggulangan kemiskinan, perbaikan jalan rusak, serta peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan di pelosok Jepara.

Editor: Mila Candra 

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini