Keseruan Polres Trenggalek saat Edukasi Para Pelajar MI

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 11:08 0 218 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek tak lelah untuk turut memberikan edukasi kepada para pelajar.

gempur rokok ilegal rembang

Seperti saat ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Sugihan, Kecamatan Kampak, mengunjungi Mapolres Trenggalek.

Para pelajar tersebut diberikan berbagai informasi, baik tentang etika, pengetahuan kelalulintasan, maupun sejarah Polri.

Hal itu merupakan salah satu implementasi dari program unggulan kepolisian yang bertajuk polisi sahabat anak (Polsanak).

Dengan fokus orientasi pada pembinaan dan edukasi yang dikhususkan bagi pelajar taman kanak-kanak (TK), pendidikan anak usia dini (Paud) hingga sekolah dasar (SD).

Siswa-siswi juga diajak berkeliling area Mapolres untuk dikenalkan dengan tugas dan fungsi kepolisian, berikut peralatan yang digunakan.

Mereka pun dibawa ke sayap timur gedung induk berdinding kaca, yakni museum hidup R. Roestamadji.

Di dalamnya, terpampang berbagai barang dan peralatan yang digunakan untuk mendukung tugas-tugas kepolisian pada masa itu.

Termasuk seragam polisi dan sepeda yang menjadi kendaraan utama untuk berpatroli wilayah.

Dikonfirmasi Mondes.co.id, Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Kharisma Afriansyah, menjelaskan di samping wawasan soal kepolisian dan kelalulintasan, kepada anak-anak juga dibekali dengan pengetahuan soal sejarah, khususnya Polres Trenggalek.

“Nama museum itu sendiri merujuk pada nama AKP R. Roestamadji yang merupakan Kapolres Trenggalek pertama. Melalui barang-barang yang ada di museum ini kita coba visualisasikan perjalanan Polres Trenggalek hingga menjadi seperti saat ini,” sebut Kasatlantas, kemarin.

Menurut dia, pengetahuan soal sejarah Polres Trenggalek dari masa ke masa cukup penting, agar generasi muda memahami perjuangan jajaran kepolisian.

BACA JUGA :  Fenomena Dapodik Siluman di Pati, DPRD Bakal Usut Minta Pertanggungjawaban Dinas Terkait

Khususnya dalam menjaga keamanan dan di wilayah Bumi Menak Sopal, sehingga tumbuh kecintaan terhadap lembaga kepolisian.

“Ada sejarah panjang yang menunjukan betapa peran Polri benar-benar nyata dan bisa dirasakan dalam menjaga Trenggalek,” imbuhnya.

Di sisi lain, lanjut AKP Kharisma, museum tersebut juga berfungsi sebagai media pembelajaran efektif dalam menggugah rasa cinta Tanah Air, sekaligus meneguhkan jiwa kebangsaan.

Termasuk, untuk mendorong anak-anak memiliki rasa kebanggaan terhadap Polri.

Serta, menjadikan contoh suri teladan tentang kepatuhan terhadap hukum dan aturan, tak terkecuali tentang tertib berlalu lintas.

“Mereka adalah anak-anak kita, generasi masa depan yang nantinya akan menjadi pemimpin. Kita bekali mereka dengan hal-hal yang positif menyongsong Indonesia Emas 2045. Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Dari masa lalu kita belajar dan menatap masa depan,” tandas perwira dengan tiga balok kuning di pundak itu.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini