HAPPY NEW YEAR

Kades Maguan Pastikan Perbaikan Jalur Penghubung Meteseh Terealisasi Tahun Ini

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 13:39 0 33 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Menanggapi aspirasi dan keluhan warga terkait kondisi infrastruktur jalan, Pemerintah Desa (Pemdes) Maguan, Kecamatan Kaliori, memberikan klarifikasi resmi.

Yakni mengenai rencana pembangunan jalan desa, khususnya di wilayah RT 03 hingga RT 04 yang menghubungkan Desa Maguan menuju Meteseh.

Sebelumnya, Desa Maguan sempat menjadi sorotan, menyusul keluhan warga di media massa.

Sejumlah warga di lingkungan RT 03 dan RT 04 menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kebijakan desa yang dinilai lebih mendahulukan estetika daripada kebutuhan dasar infrastruktur.

Warga menyoroti pembangunan taman desa dan jogging track yang megah.

Sementara akses jalan utama desa justru mengalami kerusakan parah selama bertahun-tahun.

Isu ini bahkan sempat menjadi buah bibir hangat di kalangan warga yang berkumpul di warung-warung kopi setempat.

“Wajah desa memang terlihat bagus dengan adanya taman, tapi jalannya ‘babak belur’. Ini yang membuat kami kecewa karena jalan adalah urat nadi ekonomi kami sehari-hari,” ungkap salah satu warga.

Menanggapi polemik tersebut, Kades Saiful Amri memahami kegelisahan masyarakat.

Kepala Desa Maguan, Saiful Amri, menegaskan bahwa perbaikan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat, telah masuk dalam prioritas pembangunan tahun anggaran 2026.

Hal ini disampaikan langsung kepada awak media Mondes.co.id pada Rabu (4/2/2026).

Menepis anggapan adanya pembiaran, Saiful menjelaskan bahwa proses administrasi untuk proyek pengerasan jalan menggunakan material paving tersebut sudah rampung.

Pihak desa kini hanya tinggal menunggu regulasi pencairan dana dari pemerintah pusat.

“Tahun ini pembangunan jalan dengan paving sudah ada anggarannya dan sudah masuk dalam rencana kerja tahun ini. Untuk kapan waktu pelaksanaannya, kita tinggal menunggu Dana Desa (DD) turun, setelah itu langsung kami kerjakan,” jelas Saiful Amri saat dikonfirmasi.

BACA JUGA :  Armada Tua, Truk Pengangkut Sampah di Pati Mengalami Kerusakan

Ia menambahkan, koordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat telah dilakukan agar pengerjaan bisa dilakukan segera setelah anggaran masuk ke kas desa.

Hal ini guna meminimalisir kendala mobilitas warga.

Namun, ia menekankan bahwa pembangunan taman dan sarana olahraga merupakan bagian dari upaya menciptakan ikon desa dan ruang publik.

Sementara, perbaikan jalan membutuhkan alokasi dana yang berbeda dan proses perencanaan yang bertahap.

Dengan adanya kepastian perbaikan jalan di tahun 2026 ini, diharapkan tensi ketegangan di masyarakat mereda.

Pemdes Maguan berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, sehingga keindahan desa melalui taman yang ada bisa selaras dengan kenyamanan akses jalan bagi seluruh warga.

Pihak desa juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan terus mengawal proses pembangunan desa agar berjalan transparan dan sesuai dengan harapan bersama.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini