ramadan 2026

Kades Ambil Langkah Tangani Bullying di SDN Karaban

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Mar 2026 15:13 0 34 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Siswa kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karaban merasakan tindakan pengeroyokan oleh teman-temannya di sekolah.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Sekolah yang harusnya menjadi tempat nyaman untuk mengenyam ilmu, akan tetapi ternyata malah jadi lokasi terjadinya pembullyan.

Menurut keterangan Kepala Desa (Kades) Karaban, Kusnan, peristiwa pengeroyokan itu benar terjadi di SDN Karaban.

Ia membenarkan jika ada seorang siswa sedang mendapat penganiayaan akibat tak mau iuran membeli sound system.

“Kejadian kemarin, namanya juga anak-anak. Dia diajak mau urunan sound, mungkin ndak punya uang atau gimana, di-bully,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kades Karaban menjelaskan jika kejadian yang menimpa anak malang tersebut berakibat luka pada tubuh sang anak.

Bahkan, untuk mengantisipasi kejadian itu, keluarga sang anak memeriksakan kondisi ke rumah sakit.

Saat ditanya oleh awak media, Kusnan mengaku tidak mengerti kondisi fisik secara detil sang anak, bahkan ia tak bisa menjelaskan karena ia hanya merespons aduan dari Facebook.

“Dikhawatirkan ada luka, luka kepala atau dalam dikhawatirkan. Rencana hari ini pulang. Saya sendiri tak tahu, menurut informasinya fisik kepala bagian organ dalam,” imbuh Kusnan.

Ia pun sudah menegur pihak sekolah agar memperbaiki kinerja tenaga pendidik supaya tidak terjadi hal serupa.

“Saya malah belum tahu, saya tadi dengernya malah dari Facebook. Kepsek sudah saya sentil ngapain ada seperti ini, agar untuk menyelesaikan, soalnya nanti ada hubungannya dengan pemerintahan,” ungkapnya.

Ia mengaku, pihak pemerintah desa (Pemdes) telah memediasi antara pihak sekolah dengan pihak keluarga korban.

BACA JUGA :  Banjir di Kota Semarang Mulai Surut, Begini Penanganan Cepat Gubernur Jateng

Dari hasil mediasi tersebut, pihak sekolah akan melakukan evaluasi internal.

“Tadi pagi sudah dijembatani, mediasi pihak sekolah, wali murid, anaknya dihadirkan, saya juga ada di sana, sudah ada titik temu. Intinya ada kesanggupan orang tua membantu materiil kepada korban,” ujarnya.

Kepala sekolah akan memberi tindakan tegas kepada guru-guru di SDN Karaban.

Pihak kepolisian juga akan dihadirkan demi kondusifitas masyatakat.

“Tadi menekankan pihak sekolah jaman sampai melebar kemana-mana, saya minta tolong semua wali murid diedukasi. Nanti kita hadirkan dari polisi dan TNI supaya tidak terjadi di tahun-tahun berikutnya, pihak Kepsek (kepala sekolah) meng-oke-kan,” tuturnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini