ramadan 2026

Jateng Buka Pintu Pasar Mode ke Kancah Internasional

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Mar 2026 09:37 0 28 Dian A.

SEMARANG – Mondes.co.id | Ajang Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 yang diadakan Atrium The Park Mall Kota Semarang, berlangsung meriah.

Sejak hari pertama gelaran, perhelatan itu meraih antusiasme yang tinggi dari publik.

Sebab, ajang ini bukan hanya pameran busana dan kuliner, tapi juga menjadi wadah kolaborasi baik desainer maupun UMKM.

Nampak para pengunjung meramaikan gerai demi gerai yang disajikan dalam ajang tersebut.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) dari kabupaten/kota di Jawa Tengah turut andil dalam peragaan busana di panggung utama ajang tersebut.

Para Ketua Dekranasda yang juga para istri bupati/ wali kota di Jawa Tengah, tampil memukau dalam balutan busana muslim.

Desainnya menyesuaikan kearifan lokal masing-masing.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin berharap, melalui  D’Modifest 2026, dapat membuktikan desainer lokal tidak hanya tampil di Jawa Tengah.

Namun juga bisa menembus pasar lokal, bahkan internasional.

Taj Yasin memberikan apresiasi atas antusiasme istri bupati dan wali kota di Jawa Tengah yang mengenakan desainer lokal dengan nuansa daerah masing-masing.

“Kami melihatnya ini adalah seni yang diangkat oleh masyarakat Jawa Tengah, dan dituangkan melalui UMKM,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, berharap D’Modifest 2026 bukan hanya menjadi ajang pameran, tetapi satu wahana untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

Dia menambahkan, kurasi ilmiah juga akan terjadi pada gelaran ini.

Sehingga, akan menjadi tempat pembelajaran satu dengan yang lain.

BACA JUGA :  Sakinah Holiday Jadi Pilihan Agen Wisata Forum Wartawan Pati Saat Gelar Pres Tour

Salah satu peserta peragaan busana, Gadis Sephi Febriana mengaku sangat terkesan dengan pengalamannya hadir bersama Ketua Dekranasda se-Jawa Tengah.

Meskipun berlatar belakang model, istri Wali Kota Tegal Dedy Yon ini, mengaku deg-degan dengan pengalaman barunya.

“Deg-degan karena pengalaman baru dengan ibu-ibu Ketua Dekranasda se-Jawa Tengah,” ungkapnya.

Dia berharap, pada masa yang akan datang, akan lebih banyak lagi dilaksanakan kegiatan serupa.

Menurutnya, event semacam ini dapat membantu UMKM untuk tumbuh dan berkembang.

“Harapan saya, Kota Tegal bisa terus berpartisipasi dalam event ini,” pungkasnya.

Salah satu peserta stan dari Akademi Komunitas BPPMNU Banat (Aknuba) Kudus, Ayumi Maesya Khoolidyyah, mengaku bangga dapat terlibat dalam gelaran D’Modifest 2026 ini.

Dalam pameran ini, ia mengusung tema arcatura, yang terinspirasi dari arsitektur candi.

“Jadi kami mengangkat tema nusantara, melalui ukiran dan bordir-bordir Nusantara,” jelas siswa jurusan Tata Busana Aknuba ini.

Ke depan, dia berharap, agar lebih banyak sekolah dan akademi yang terlibat dalam ajang D’Modifest.

Sehingga akan lebih banyak bakat dan potensi yang ditampilkan.

Selain peragaan busana yang menampilkan Ketua Dekranasda se-Jateng, gelaran hari kedua juga diramaikan dengan Lomba Band SMA/SMK.

Selain itu, juga ada talkshow Opini (Obrolan Perempuan Terkini), “Dari Hati ke Karya: Spirit Ramadhan dan Produk Lokal”.

Talkshow menghadirkan Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin, Ketua Dewan Kerajinan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Nawal Arafah Yasin, Sekjend Dekranas Pusat Reni Yanita, Ketua Dekranasda Jepara Ella Witiarso, Ketua Dekranasda Bojonegoro Cantika Wahono, dan Konsultan UMKM Indonesia Prima Diah Yusuf.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini