Foto: Meriahnya Haul Sunan Prawoto (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Kirab budaya dalam rangka Haul Sunan Prawoto Raden Bagus Hadi Mukmin di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati, berlangsung meriah.
Acara yang rutin digelar setiap tahun itu diselenggarakan pada Senin (5/1/2026).
Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan yang dilintasi peserta kirab.

Mereka tak hanya dari desa setempat, namun kirab budaya ini juga menjadi magnet wisatawan dari berbagai desa dari daerah lain.
Kirab sendiri dimulai dari balai desa setempat yang berada di kawasan Alun-alun Desa Prawoto.
Pelepasan peserta kirab ditandai dengan penyerahan kain luwur oleh Kepala Desa Prawoto Achmad Hyro Fachrus kepada pengurus yayasan makam Sunan Prawoto.
Tampak beragam kreativitas ditampilkan oleh peserta kirab.
Mulai dari busana ramah lingkungan, busana adat, drum band, seni barongan, Reog Ponorogo, hingga sejumlah sound horeg.
Ratusan pelajar dari tingkat TK, SD, hingga SMP juga ikut berbaris dalam rombongan kirab.
Begitu pula dengan warga dari berbagai RT dan dukuh yang ada di Desa Prawoto.
Setidaknya, ada 2 ribuan peserta yang mengikuti kirab budaya tersebut.

Kepala Desa Prawoto Achmad Hyro Fachrus, menyampaikan kirab budaya itu digelar bertepatan Haul Sunan Prawoto.
Tradisi itu telah menjadi salah satu kalender kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya.
Dia meyakini, tradisi itu tak hanya mengangkat wisata religi yang saat ini sudah muncul, namun juga memperkuat daya tarik melalui sisi budaya.
Tak ayal jika banyak masyarakat dari berbagai daerah tumpah ruah menyaksikan pagelaran ini.
“Pawai budaya ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata di desa Prawoto. Selain wisata religi desa ini juga kaya akan budaya,” ujarnya.
Dia juga bersyukur, lewat tradisi itu dapat ikut meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Prawoto.
Di antaranya, kian larisnya para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ikut menikmati keberkahan acara ini.
“Kirab budaya ini memang sengaja dikemas untuk menjadi daya tarik, baik warga lokal maupun luar daerah. Harapan selain ngalap berkah, juga meningkatkan taraf perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Anggota DPRD Jateng, M Ali Wafa menyebut kirab budaya itu tak sekadar digelar untuk pesta, namun lebih pada mengenang sosok Sunan Prawoto.
Terlebih, sosok Sunan Prawoto memiliki peran penting.
“Sunan Prawoto selain seorang sultan, juga putra Sultan Trenggono. Lebih dari itu, beliau memiliki akhlak karimah serta sosok mendalami spiritual,” ungkapnya.
Pria yang karib disapa Gus Wafa, mengajak generasi muda bisa meneruskan perjuangan dari Sosok Sunan Prawoto, terutama dalam dakwah agama.
“Kirab budaya ini juga diharapkan tetap bisa lestari. Terutama dalam nguri-uri adat ketimuran,” jelasnya.
Seperti diketahui, dikutip dari berbagai sumber, Raden Bagus Hadi Mukmin adalah raja keempat Kesultanan Demak yang memerintah pada 1546 hingga 1549 atau sepeninggal Sultan Trenggono.
Dia dikenal sebagai sosok yang lebih suka hidup sebagai ulama ketimbang menjadi raja.
Haul Sunan Prawoto diperingati setiap tanggal 17 Rajab.
Adapun tahun ini merupakan seremoni peringatan haul yang ke-45.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar