Hartono PT WSL, Dilantik Menjadi Ketua DPW Deprindo Jateng

JAKARTA-Mondes.co.id| DPW Deprindo (Dewan Pimpinan Wilayah Developer Property Indonesia) Jawa Tengah resmi dipimpin Hartono dari PT Waja Sangga Langit (WSL) Kota Semarang hingga tahun 2023 mendatang, oleh Ketua Deprindo Suhandi, dihadiri Sekjend Pratomo Himawan, Dewan Pembina, wakil Dewan Pembina dan disaksikan perwakilan DPW dan DPD seluruh Indonesia.

Dalam keteranganya, setelah dikukuhkan bersamaan dengan Rakernas II Deprindo di Jakarta 11-12 Juni 2021 kemarin di Jakarta, Hartono bertekad membawa Deprindo menjadi salah satu Asosiasi Developer perumahan yang lebih baik lagi dan menjadi salah satu penyedia rumah nyaman serta solutif buat masyarakat luas. Berniat akan lebih membesarkan lagi asosiasi ini di wilayah Jateng dan DIY, dengan lebih mengedepankan service untuk anggota Deprindo yg sudah aktif maupun calon anggota Deprindo yang tertarik mau bergabung dengan Asosiasi pengembang perumahan Deprindo.

Saat ini Asosiasi Deprindo telah diakui secara resmi di PUPR (PPDPP) terdaftar di SIRENG, Sistem Registrasi Pengembang (ppdpp.id) dan telah sejajar dengan 19 Asosasi besar di Indonesia. Asosiasi Developer Property Indonesia (Deprindo) sendiri telah memiliki 15 DPW dan 111 DPD tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan semangat “Terus bergerak membangun negeri”, Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita, kehadiran Deprindo di Jateng dan DIY dpt berpartisipasi yang lebih luas dalam pembangunan perumahan untuk masyarakat, baik yg perumahan subsidi ataupun komersil.

Deprindo berkomitment memberikan pendampingan untuk seluruh anggota, baik yang telah berproyek maupun yang akan berproyek mulai dari analisa lahan, legalitas, pengelolaan proyek adalah salah satu service yg akan diberikan oleh Deprindo Jawa Tengah, untuk membentuk Developer Properti yang tangguh di wilayahnya masing-masing.

Proyek Bersama Perumahan syariah Al Hamra, di Malang yang digawangi DPW Jawa Timur yang didanai oleh lebih dari 70 anggota Deprindo dan dikelola anggota Deprindo sendiri, merupakan salah satu Project Percontohan yang akan direplikasi DPW lain,termasuk Jawa Tengah.

Selain solusi pendanaan untuk anggota Deprindo dlm menjalankan usahanya melalui Internal Croud Funding, di dalam Rakernas II di Jakarta kemaren telah di tanda tangani MoU, antara Deprindo dengan pendanaan syariah yaitu Dana Syariah Indonesia, yg mana pihak terkait siap membantu anggota Deprindo dalam mensupport pendanaan sehingga proyek dapat berjalan lancar.

DPW Deprindo Jateng dan DIY, siap membesarkan Deprindo di wilayah Jateng dan DIY, terus bergerak membangun Negeri.

(Tunggul/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.