Foto; Pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Maguan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT). (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Maguan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang berlangsung khidmat di Gedung Koperasi Maguan, Senin (30/3/2026).
Agenda yang dimulai pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh ratusan warga desa yang antusias menyimak laporan pertanggungjawaban, serta proyeksi usaha ke depan.
Ketua Kopdes Merah Putih Maguan, Anton Yudianto, memaparkan sejumlah rencana strategis terkait unit usaha baru yang akan dikembangkan.
Fokus utama koperasi adalah menyediakan kebutuhan esensial masyarakat, mulai dari pupuk, gas LPG, hingga sembako.
”Kita berkumpul dalam RAT ini, bertujuan memetakan usaha apa yang paling cocok bagi masyarakat Desa Maguan ke depan. Wacana kami mencakup distribusi pupuk, gas LPG, hingga sembako. Kehadiran Kopdes ini bukan untuk mematikan UMKM, melainkan menjadi mitra strategis bagi para pedagang di desa kita,” jelas Anton di sela-sela pemaparannya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Maguan, Saipul Amri, dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas antar warga.
Ia berharap, Kopdes Merah Putih dapat menjadi pilar ekonomi yang kokoh bagi seluruh elemen masyarakat.
”Selaku Kepala Desa, saya mengajak kita semua untuk menjaga kekompakan dalam mengembangkan koperasi ini. Kopdes Maguan sudah berdiri kokoh, dan ini adalah aset kita bersama yang harus kita rawat dan besarkan untuk kesejahteraan bersama,” harap Saipul.
Dalam kesempatan yang sama, pendamping Kopdes Merah Putih, Vizi Altitiani, memberikan gambaran teknis mengenai arah pengembangan bisnis yang menyesuaikan karakter wilayah Desa Maguan sebagai kawasan pergudangan dan pertanian.
Vizi menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menjamin pasokan dan legalitas usaha.
Dalam sektor pertanian menjadi agen pupuk resmi bekerja sama dengan PT Pupuk Indonesia.
Sektor sembako menjalin kemitraan dengan ID FOOD.
Sektor Kesehatan Rencana pembukaan apotek dan klinik yang wajib memenuhi standar tenaga kesehatan bersertifikat (SIP).
”Gerai Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai penjual, tetapi juga sebagai off-taker (penampung) produk masyarakat. Produk-produk UMKM dari Bapak dan Ibu sekalian bisa masuk ke koperasi untuk diperjualbelikan secara lebih luas,” pungkas Vizi.
Acara RAT berakhir dengan tertib dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi roda ekonomi di Desa Maguan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar