HAPPY NEW YEAR

DPR Minta Pemkab Pati Salurkan Bantuan Benih Pasca Banjir Tepat Sasaran

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 15:58 0 169 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Firman Soebagyo mengunjungi Kabupaten Pati pada hari ini, Sabtu (7/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Firman meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengevaluasi penyaluran bantuan benih pasca banjir untuk petani yang terdampak.

Pasalnya, banyak petani di Bumi Mina Tani yang rugi akibat lahan sawahnya terendam banjir dan menyebabkan puso.

“Untuk bantuan benih itu bisa disampaikan ke pemerintah, pemerintah harus melihat timing-nya. Yang lalu, bantuan pasca banjir mekanismenya melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), itu terlalu lama, itu bisa dikembalikan ke petani dan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati,” ungkapnya saat di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengimbau agar bantuan benih tanaman bisa diatur dengan mekanisme yang lebih efektif.

Dispertan Kabupaten Pati bisa langsung melaporkan ke Bupati supaya segera diteruskan ke pemerintah pusat dan PT Pupuk Indonesia untuk ditindaklanjuti.

“Begitu dinas mengajukan, bupati tanda tangan. Proses pengajuan pupuk tidak lagi banyak tanda tangan, langsung PT Pupuk Indonesia dan pemerintah menentukan,” ujar Firman.

Selain itu, DPR RI meminta agar Kementerian Pertanian (Kementan) berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menangani perbaikan infrastruktur.

Pasalnya, sejumlah infrastruktur aliran air telah dangkal.

“Mengenai bencana, bantuan benih, kami juga minta Kementan agar koordinasi Kementerian PU untuk infrastruktur irigasi diperbaiki karena sudah dangkal. Jika tidak diperhatikan, ini penyebab banjir di mana-mana,” katanya.

Di samping itu, Menteri Kehutanan akan diundang untuk melakukan penanaman pohon di wilayah Pegunungan Kendeng.

BACA JUGA :  Gubernur Jateng Sebut Rembang Perlu Lakukan Orkestrasi Pembangunan

Hal ini demi menjaga kondisi hutan supaya bisa menahan air jika terjadi curah hujan tinggi.

“Kami akan ke sini bersama Menteri Kehutanan menanam di Pegunungan Kendeng, tanaman tegakan, bentuknya tanaman menghasilkan seperti alpukat, petai, mangga, nangka, durian di sana sebagai penyangga. Karena banjir di sana penyebabnya hutan rusak,” ujarnya.

Dikabarkan, bahwa Menteri Kehutanan akan datang ke Kabupaten Pati pada Maret mendatang.

Pasalnya, pada Februari ini masih diintai hujan.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini