Foto: APH saat melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi Jembatan Putus di Gunungwungkal (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jumat (9/1/2026) malam, mengakibatkan jembatan penghubung Dukuh Kedungsewu, Desa Giling terputus.
Dari total panjang sekitar 12 meter, mengalami ambrol sepanjang 6 meter.
Sehingga, akses warga antara Desa Giling Kecamatan Gunungwungkal dan Dukuh Sentul Desa Salak Kecamatan Cluwak terputus sementara.
Selain itu, tanah ambrol bercampur lumpur menutup akses jalan sepanjang kurang lebih 30 meter di Dukuh Nglurah, Desa Jrahi.
Kondisi ini sempat menghambat aktivitas warga sebelum dilakukan kerja bakti pembersihan bersama aparat kepolisian, TNI, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Peristiwa tanah ambrol juga terjadi di Dukuh Cendol, Desa Jepalo yang menimpa rumah milik seorang warga bernama Ida.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik rumah terpaksa dievakuasi ke rumah kerabat, demi keselamatan.
Sedangkan untuk kerugian materiil masih dalam pendataan.
Insiden akibat hujan deras juga terjadi di Desa Gulangpongge.
Dua kejadian tercatat hampir bersamaan, yakni pohon jati tumbang di tengah jalan Dukuh Sekar, serta tanah ambrol yang menimpa rumah milik Ngarpani.
Pohon tumbang telah dibersihkan secara gotong royong, sementara rumah terdampak longsor dipastikan aman dari korban jiwa.
Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno menyatakan bahwa seluruh personel langsung diterjunkan untuk memastikan keselamatan warga.
“Begitu menerima laporan, anggota kami bersama Babinsa dan perangkat desa langsung menuju lokasi untuk pengecekan dan pengamanan,” ujarnya.
AKP Sukarno menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan tidak hanya untuk pendataan, tetapi juga memberikan rasa aman.
“Kami fokus pada upaya preventif dengan memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sinergi dengan unsur desa dan masyarakat menjadi kunci penanganan cepat.
“Kerja sama ini sangat penting, terutama dalam membersihkan material lumpur dan membuka kembali akses jalan yang tertutup,” lanjutnya.
Menurut AKP Sukarno, keselamatan warga menjadi prioritas utama.
“Untuk rumah yang terdampak longsor, kami pastikan penghuni dievakuasi terlebih dahulu ke tempat yang aman,” pungkasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar