ramadan 2026

Dampak Longsor di Trenggalek, Polisi Berlakukan Rekayasa Jalur Lalu Lintas

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 17:49 0 29 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Imbas adanya bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Trenggalek pada Selasa (3/3/2026) lalu, polisi berlakukan rekaya lalu lintas.

Opsi tersebut diambil, mengingat proses evakuasi material longsor memakan waktu cukup lama.

Pasalnya, ruas jalan nasional di KM 16 Trenggalek-Ponorogo itu hampir tertutup total oleh tumpukan tanah dan batu besar.

Bahkan, hingga sekarang petugas gabungan dari berbagai stakeholder terkait terus bekerja keras membersihkan akses utama dua kabupaten itu, Kamis, 5 Maret 2026.

Dikonfirmasi Mondes.co.id, Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto, mengatakan jika pihaknya juga telah menurunkan sejumlah personel untuk turut menangani dampak longsor.

“Petugas yang tergabung dalam Satgas Bencana Polres Trenggalek turut dikerahkan untuk membantu penanganan,” ungkapnya.

Menurut AKP Sony, beberapa anggota jajaran Satlantas ikut disebar, serta ditempatkan pada titik-titik rawan sekitar lokasi (bencana).

Antara lain, di simpang tiga SPBU Nglongsor untuk pengalihan arus dan sisanya mengatur sirkulasi lalu lintas akses alternatif.

Evakuasi dengan mesin breaker masih berlangsung, sehingga ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo masih tertutup total.

“Jalan utama belum bisa dilalui kendaraan, walau telah disiapkan jalur alternatif. Tapi kondisinya yang relatif sempit sehingga rentan macet, untuk itu memerlukan kesabaran bersama,” pesan Kasatlantas.

Sebagai bagian dari upaya memperlancar arus, lanjut dia, personel di lapangan telah menyiapkan pula papan-papan penunjuk arah.

Termasuk, rambu serta imbauan yang dipasang sepanjang jalan sebelum lokasi longsor.

Dengan itu, diharapkan para pengguna jalan yang sudah terlanjur melintas, dapat lebih berhati-hati dan waspada.

BACA JUGA :  Oven Pengering Kayu dan Lahan Jati di Jepara Dilalap Si Jago Merah

“Ikuti dan patuhi apa yang menjadi arahan petugas di lapangan, demi keamanan dan keselamatan bersama,” himbau AKP Sony.

Sebelumnya, tanah longsor dilaporkan terjadi di ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo tepatnya di KM 16 dua hari lalu.

Tumpukan material berupa batu berukuran besar dan tanah lumpur memenuhi badan jalan.

Hal itu menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah lumpuh total.

Proses penanganan melibatkan petugas gabungan dari berbagai instansi, mulai dari TNI, Polri, BPBD hingga Basarnas.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini