HAPPY NEW YEAR

Chandra Ungkap Alasan Alun-alun Kembangjoyo Tak Direnovasi Tahun Ini

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 18:15 0 44 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Alun-alun Kembangjoyo Pati akan tetap dalam bentuk yang sama, alias tanpa perubahan di tahun 2026.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tidak ada rencana perbaikan pusat kuliner di Kabupaten Pati tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengungkapkan bahwa pada tahun ini, pihaknya memang tidak merenovasi Alun-alun Kembangjoyo.

Namun, Pemkab akan memberi fasilitas free WIFI bagi pengunjung di Alun-alun Kembangjoyo.

Chandra mengatakan jika tahun ini pihaknya akan fokus merenovasi Alun-alun Kecamatan Tayu.

Pihaknya akan memasang akses jaringan internet gratis di Alun-alun Kembangjoyo, Alun-alun Simpang Lima Pati, dan Plaza Pragola.

“Memang anggaran di tahun ini renovasi di Alun-alun Tayu. Tapi untuk Alun-alun Kembangjoyo kami informasikan ke Kepala Dinas (Diskominfo Kabupaten Pati) Pak Gi (Sugiyono) memasang wifi. Di Alun-alun Pati (Simpang Lima) sini juga kita bikin free WIFI,” terangnya, Rabu, 4 Februari 2026.

Ia mengatakan bahwa pada tahun berikutnya, yakni 2027 pembangunan di Kabupaten Pati akan digenjot secara berkelanjutan, termasuk di sektor infrastruktur dan pendidikan.

“2027 fokus pada infrastruktur, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan. Dan optimalisasi aset daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) mengeluh karena nasib ratusan pedagang dipertaruhkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kembangjoyo Pati, Tukul belum lama ini.

Tukul berpendapat bahwa Pemkab Pati kurang memperhatikan nasib para PKL yang pernah berjaya di masa lampau ketika masih berjualan di Alun-alun Simpang Lima Pati.

BACA JUGA :  Info Lur, Pantura Juwana-Pati Masih Macet

Padahal, PKL dijanjikan renovasi alun-alun yang berada di Kelurahan Kalidoro tersebut setiap tahunnya.

“Setiap tahun anggaran mulai 2024 katanya bilang mau dibangun, ternyata diundur 2025 sampai lapak lapak yang di tengah itu dibongkar karena 2025 mau dibangun. Pak Bupati di 2026 bilang bakal dibangun, terus ada berita yang bilang bahwa 2026 tidak ada agenda untuk membangun Kembangjoyo,” ungkapnya.

Ia menyampaikan aspirasi para PKL, terlihat lampu penerangan padam, kios dan los rusak, serta akses jalan kerap tergenang sewaktu hujan turun.

Pihaknya juga menyinggung adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan PKL berjualan di kawasan Alun-alun Simpang Lima Pati.

“Padahal kondisi saat ini tidak layak, lampu penerangan mati semua, yang rencana mau dibuat alun-alun rumputnya banyak sekali, tidak terurus. Kita sudah mematuhi Perda, tetapi tidak ada, kita kan mencari nafkah untuk keluarga,” ujarnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini