Foto; Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Rembang resmi menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rembang pada Sabtu (7/2/2026).
Prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Hijau kompleks Kantor Bupati Rembang ini dimulai tepat pukul 08.30 WIB.
Momen pelantikan kali ini dinilai memiliki makna mendalam dan sakral bagi masyarakat setempat.
Dikarenakan bertepatan dengan hari yang dianggap istimewa dalam penanggalan Jawa, yaitu Sabtu Kliwon.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Rembang, Harno, dengan didampingi oleh Wakil Bupati beserta jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang.
Agenda utama dalam kegiatan ini adalah rotasi besar-besaran di sektor pendidikan.
Di mana, sebanyak 93 Kepala Sekolah dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, resmi menempati posisi baru.
Selain sektor pendidikan, pergeseran posisi juga terjadi di level Eselon II.
Salah satu poin penting dalam rotasi ini adalah berpindahnya kepemimpinan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sri Wijayanti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Rembang, kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Asisten Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Rembang.
Dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan, Bupati Harno memberikan arahan tegas mengenai standar kerja yang diharapkan dari para pejabat yang baru dilantik.
Ia menekankan tiga pilar utama, yakni profesionalisme, integritas, dan loyalitas.
”Pejabat yang dilantik hari ini harus menjalankan tugas secara maksimal. Jaga integritas dalam birokrasi, serta junjung tinggi kejujuran dan loyalitas kepada negara,” tegas Bupati Harno dalam sambutannya.
Secara khusus, Bupati juga menyoroti peran vital para Kepala Sekolah sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia di Rembang.
Harno menginstruksikan agar setiap sekolah mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan pendidikan yang lebih baik.
”Laksanakan tugas pendidikan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap saudara-saudara mampu mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu bagi seluruh masyarakat Rembang,” tambahnya.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan kinerja birokrasi di Kabupaten Rembang.
Dengan adanya penyegaran organisasi, Pemerintah Kabupaten optimis kualitas pelayanan publik, terutama dalam penanggulangan bencana dan sektor pendidikan, akan semakin solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar