PATI, Mondes co.id | Intensitas curah hujan yang kian tinggi membuat sejumlah wilayah di Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah masih terendam banjir. Bahkan banjir susulan ketiga, ketinggian air di sejumlah desa semakin tinggi.
Guna memastikan warga terdampak banjir di Bumi Mina Tani paling utara tersebut tersentuh bantuan, Bupati Pati Sudewo pada Minggu 18 Januari 2025 turun langsung ke sejumlah lokasi banjir.
Pertama kali, Bupati Pati Sudewo didampingi wakil Bupati Risma Ardhi Chandra meninjau Dapur Umum Desa Ngagel. Pada kesempatan itu, Bupati Sudewo juga menyerahkan bantuan sembako dari Pemkab Pati, PMI dan Baznas.
Selanjutnya, Bupati bersama rombongan meninjau lokasi banjir di Desa Dukuhseti. Mengingat kedalaman air mencapai hingga 1 meter.
“Jadi kalau nanti beras menipis, mie menipis, telur menipis, termasuk minyak goreng akan kita stok lagi. Jadi kami berharap warga tetap bersabar dan semoga banjir cepat surut,” pinta Bupati Sudewo.
Pada kesempatan itu, tak lupa Bupati Sudewo juga mengajak anak-anak untuk bernyanyi. Tak lupa Ibu Bupati Atik Kusdarwati Sudewo juga berbagi dengan anak-anak terdampak banjir.
Namun dari pantauan di sejumlah desa, Bupati Sudewo mendapati hanya Desa Ngagel yang membuka dapur umum.
“Kita juga membantu nasi bungkus untuk warga di Desa Dukuhseti. Kami sarankan desa-desa yang terdampak untuk membuka dapur umum. Pokoknya, logistik sembako akan kami cukupi,” tutupnya.
Diketahui, 12 desa di Kecamatan Dukuhseti saat ini terdampak banjir. Dengan jumlah rumah terendam sebanyak 4.909 rumah. Dengan desa paling banyak terdampak adalah Dukuhseti, Alasdowo, Ngagel, Kembang, dan Tegalombo.
Redaksi
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar