HAPPY NEW YEAR

Becak Listrik akan Disalurkan Lagi, Pembecak Pati Siap-siap

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Nov 2025 17:35 0 215 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Pusat akan menyalurkan becak listrik kembali di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Pati.

Sebagaimana disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (YGSN), Mayor Jenderal Tentara Nasional Indonesia Purnawirawan (Mayjen TNI Purn) Firman Dahlan dalam lawatannya ke Pati.

Sasaran penerima becak listrik itu merupakan pembecak lanjut usia (lansia).

“Kami YSGN telah merencanakan, mendukung becak listrik untuk tukang becak usia lanjut. Di tahap pertama ini total 2.000 unit becak listrik disalurkan,” ujarnya kepada awak media, kemarin.

Sebanyak 60 tukang becak lansia di Kabupaten Pati sudah menerima becak listrik kemarin.

Selanjutnya, pembecak Pati lainnya akan menerima lagi dari Prabowo Subianto.

“Sampai akhir 2025 sebanyak 10.000 terdistribusi penerima manfaat di 2026, 30 ribu secara keseluruhan. Di Pati sementara 60 unit, ada keterbatasan masalah produksi karena kendaraan becak seperti ini diproduksi spesifik, dirancang, dan didesain Pak Prabowo sebelum jadi presiden,” jelasnya.

Pihaknya mengerahkan tim teknis lapangan untuk memantau perkembangan penggunaan becak listrik.

“Ada tim teknis lapangan yang memantau perkembangan, karena becak listrik masih awam bagi lansia. Dipandu untuk cara penggunaannya,” ungkapnya.

Sementara, Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyedia Akses Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Novrizal Tahar, mengatakan pihaknya hadir untuk mendorong percepatan pengentasan kemiskinan melalui pengadaan becak listrik ini.

Apalagi, dengan becak listrik meningkatkan produktivitas kerja.

Program tersebut akan mengentaskan kemiskinan ekstrem pada tahun 2026.

BACA JUGA :  Curah Hujan Tinggi, Pengeringan Tembakau di Pati Terkendala

Pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

“Ada target akhir 2026 kemiskinan ekstrim 0 persen sudah habis dan kemiskinan relatif 2029 4,5 sampai 5 persen. Tentu BP Taskin bersama dengan temen-temen dari Kabupaten Pati bersama mendorong percepatan pengentasan kemiskinan,” pungkasnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini