HAPPY NEW YEAR

Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Usaha Ratusan Juta Rupiah

waktu baca 3 menit
Selasa, 10 Feb 2026 16:34 0 105 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan modal usaha produktif tahun 2026 kepada 148 orang mustahik.

Dari total tersebut terdiri 53 orang asal Jepara, 65 orang Demak, dan 30 orang Kudus.

Mereka adalah pelaku usaha mikro dan kecil atau UMKM.

Penyaluran bantuan Modal Usaha Mustahik Produktif Tahap II Tahun 2025 dilaksanakan saat acara Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Loji Gandhem Resto & Convention, Senenan Kecamatan Tahunan, Selasa (10/2/2026).

Acara ini dibuka oleh Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah Ahmad Darodji yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada salah satu perwakilan penerima.

Bantuan diberikan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang tahun ini menyasar 3.500 orang mustahik pelaku UMKM produktif di wilayah Jawa Tengah.

Ahmad Darodji menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan secara tepat guna, khususnya dalam hal pengembangan usaha dan bukan untuk kepentingan pribadi.

“Insya Allah, lewat bantuan modal usaha ini, masa depan mustahik produktif akan jauh lebih baik. Namun saya ingatkan, gunakanlah bantuan ini untuk kepentingan usaha, bukan untuk membeli barang-barang konsumtif,” imbaunya.

Ahmad Darodji juga menjelaskan, dana ZIS yang dikelola dan disalurkannya ini berasal dari aparatur sipil negara (ASN), kepala daerah, serta para pimpinan instansi yang telah memenuhi nishab zakat.

Bantuan modal ini diberikan dalam bentuk barang dan ada pendampingan dari para penyuluh agama yang tempatnya berada di dekat para penerima, sehingga memudahkan dalam monitoring.

BACA JUGA :  Jalan Juwana-Wedarijaksa Rusak Parah, Warga Mulai Jengah

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit) yang diwakili Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), menyampaikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Jawa Tengah atas kontribusi nyatanya dalam menggerakkan perekonomian masyarakat kecil melalui program bantuan modal usaha.

“Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi merupakan kepedulian terhadap upaya penguatan ekonomi di Jepara. Ini menjadi ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ujar Gus Hajar.

Menurut Gus Hajar, bantuan modal usaha bagi Mustahik di Jepara, sejalan dengan visi pembangunan “Bersama Membangun Kabupaten Jepara yang Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius (MULUS)”.

Dalam visi yang saat ini memasuki tahun kedua, program unggulan yang berkaitan dengan pelaku usaha adalah UMKM Naik Kelas.

Upaya ini secara sistematis untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari permodalan, pendampingan, peningkatan kualitas produk, hingga akses pasar.

“Jika dikelola dengan baik, mustahik hari ini bisa menjadi muzakki di masa depan. Inilah wujud ekonomi kerakyatan yang sesungguhnya, yakni ekonomi yang membebaskan dan mengangkat harkat martabat, karena menyentuh langsung fondasi ekonomi umat,” jelasnya.

Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp3 juta untuk digunakan sebagai tambahan modal usaha.

Kehadiran Baznas Provinsi Jawa Tengah ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam membangun kesejahteraan umat dan tata kelola zakat yang profesional, transparan, serta berdampak nyata bagi pengentasan kemiskinan.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini