Pasca Syawal dan Tahun Dudo, Job Sinden di Pati Mulai Tinggi

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Apr 2026 16:38 0 31 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Tanggapan dari panggung ke panggung mulai ramai dirasakan oleh pesinden.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Salah satunya pelantun gending Jawa asal Kabupaten Pati, Yheni Aprilia Susanti.

Seniman muda asal Desa Tambahmulyo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati itu merasakan padatnya job beberapa bulan ini, terutama pasca Lebaran.

Saking padatnya jadwal, bahkan hampir tiap hari ia dapat panggilan nyinden di beberapa tempat, mulai dari tanggapan nikahan hingga event lainnya.

ketua pgri

Menurutnya, job paling banyak terjadi ketika memasuki bulan Syawal.

“Jadwal mulai banyak ketika Syawal, Besar, dan sebelum puasa kemarin. Banyak orang menikah berarti banyak job yang masuk juga,” ungkapnya saat diwawancarai Mondes.co.id, Selasa, 28 April 2026.

Kenaikan job nyinden ia dapati semenjak Tahun Dudo berakhir.

Pada Januari 2026, ia mendapat panggilan nyinden sebanyak 24 job.

Kemudian, pada Maret ia mendapat 20 job dan April ini mendapat 23 job hingga hari ini.

Namun, Februari sempat mengalami penurunan lantaran bertepatan Ramadan, yang mana ia hanya mendapat panggilan nyinden 10 job saja.

“Sejak Januari 2026 mulai ramai, sebelum puasa per minggu minimal bisa 5 job. Pada bulan puasa 1 bulan tak ada job, Syawal baru masuk lagi,” ujarnya.

Sedangkan, pada Tahun Dudo yakni 2025 lalu, job yang ia terima hanya sedikit.

Yheni menyebut, selama 2025 rata-rata mendapat panggilan nyinden 2 job dalam sepekan.

“Ramai job nyinden terjadi sejak berakhirnya Tahun Dudo kemarin, pas Tahun Dudo seminggu 2 sampai 4 job nyinden. Setelah Tahun Dudo seminggu bisa full siang-malam, Syawal kemarin full, satu bulan job nyinden cuma libur 4 hari aja,” tutur perempuan berusia 26 tahun itu.

BACA JUGA :  Perpustakaan Mewah Rembang Dikritik, Tutup Saat Anak Sekolah Libur

Dalam setiap job, ia mendapat honor sekali manggung Rp600-750 ribu.

Honor disesuaikan jarak yang ia tempuh dari kediaman sampai tujuan event.

“Tergantung dekat jauhnya jarak, di antara Rp600 ribu sampai Rp750 ribu. Di dalam kota maupun luar kota seperti Rembang, Blora, Grobogan, Kudus,” sebut Yheni.

Dalam sekali tampil, pertujukannya berdurasi 3 sampai 5 jam.

Biasanya dalam satu kesempatan, ia membawakan 4 hingga 5 lagu.

“Dalam mempersiapkan diri badan harus fit, suara yang terjaga, kostum yang on point. Yang paling utama teknik vokal karena cengkok nyinden beda dengan vokal dangdut berbeda, apalagi vokal pop dan lain-lain. Semua punya ciri khas,” ujarnya.

Yheni menerangkan, dalam sinden teknik yang harus dikuasai amat sangat kompleks.

“Yang harus diperhatikan saat tampil yaitu penguasaan lagu-lagu Jawa, cengkok, dan suara yang bisa nada tinggi, ini modal utama. Sinden nggak bisa nada tinggi jatuhnya fals,” kata Yheni.

Menurut lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta itu, pesinden harus memiliki skill menyanyi yang berkompeten.

Pasalnya, era sekarang banyak pesinden yang nyanyi asal-asalan.

“Kan banyak sekarang yang macak sinden, tapi nyanyinnya lagu dangdut. Saya bangga sebagai pesinden tentunya, karena tidak semua orang bisa nyinden, apalagi di era sekarang,” tuturnya.

Selain itu, tampil di depan audiens harus profesional.

Ia selalu tampak ceria dan percaya diri untuk membawakan lagu-lagu Jawa.

“Harus percaya diri, atur mood, mau gimana kondisinya di bawah panggung, di rumah, bahkan badan pas nggak enak itu semua harus hilang di atas panggung. Di atas panggung harus full good mood seolah gak ada masalah, gak capek,” ucapnya.

Ia menyampaikan, seni tarik suara Jawa harus dilestarikan.

BACA JUGA :  Coklit Data Pemilih Pilkada 2024 Rampung Lebih Awal

“Semoga banyak yang melestarikan, banyak yang minat belajar nyinden, tidak hanya fomo atau ikut-ikutan trend, tapi niat belajar sungguh-sungguh. Saat ini pesinden banyak yang masih mudah, mereka masih ajaran. Yang sepuh masih bertahan banyak, tapi minat pengejob kan sekarang condong ke yang muda-muda,” tandasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini