Foto: Penyaluran Bantuan Pangan Murah di Pati beberapa waktu lalu (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Kabupaten Pati membutuhkan pasokan Pangan Murah untuk Lebaran ini, hal ini agar kondisi jangkauan pangan di Bumi Mina Tani stabil.
“Jangkauan pangan stabilisasi pasokan ini sudah sesuai Peraturan Presiden (Perpres). Kondisi di Pati masih ada sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pati, Jumat, 20 Maret 2026.
Ia mengharapkan, langkah penyaluran Bantuan Pangan ini bermanfaat di Bulan Suci Ramadan.
“Semoga Allah SWT meridhoi upaya kita. Apalagi ini di Bulan Suci Ramadan,” ungkap Wahyu.
Sementara, Pemimpin Cabang (Pinca) Badan Urusan Logistik (Bulog) Pati, Meitha Nova Riany, menerangkan permintaan bahan pokok, khususnya minyak goreng jenis MinyaKita amat sangat tinggi di akhir Ramadan sampai menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Tidak ada kelangkaan MinyaKita, tapi permintaan yang cukup tinggi,” tegasnya.
Pihaknya sudah mendistribusikan MinyaKita kepada toko-toko pengendali harga.
Mereka akan memasok kebutuhan minyak goreng untuk dijual ke masyarakat.
“Pasar-pasar sudah kerja sama dengan kami untuk memfasilitasi toko pengendali harga, untuk menyetok,” urainya.
Pihaknya menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk mengondisikan stabilitas harga bahan pokok yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Mereka akan mengontrol harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar dan Satgas Pangan beroperasi tiga kali dalam sepekan.
“Satgas Paham mengondisikan penyakitan barang agar tidak melebihi HET. Di pasar-pasar kita sudah menurunkan harga menjadi kembali ke HET,” terang Meitha.
Diketahui, HET MinyaKita Rp15.700 per liter.
Sedangkan, Bulog menjual MinyaKita ke distributor Rp14.500 per liter.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar