Saka Atalin, Pelajar Pati yang Borong Prestasi Renang

waktu baca 5 menit
Selasa, 17 Feb 2026 19:43 0 196 Singgih Tri

PIAGAM: Pelajar asal Pati yang berprestasi dalam olahraga renang. (Mondes/Singgih)

Demokrat Joni Kurnianto 2026

 

Saka Atalin, Pelajar Pati yang Borong Prestasi Renang

PATI – Mondes.co.id | Pelajar asal Kabupaten Pati bernama Saka Atalin An Nisa (15) berbakat dalam olahraga renang. Dari bakatnya diperoleh banyak prestasi di cabang olahraga (cabor) tersebut. Bahkan sejak masih belia ia sudah memenangi berbagai perlombaan.

ketua pgri

 

Siswi yang kini duduk di bangku kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pati itu aktif berenang dan tergabung di klub Tirta Kusuma Pati. Ia menguasai semua gaya renang, mulai dari gaya bebas, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung.

 

”Saya aktif mengikuti renang sejak TK (Taman Kanak-Kanak) sekitar tahun 2014 dan mulai bergabung dengan klub renang. Saya saat awal latihan di kolam renang Joyokusumo, dan untuk akhir-akhir ini lebih aktif di kolam renang Ambang Tirta yang juga terdapat latihan fisik darat di Stadion Joyokusumo,” kata Saka kepada Mondes.co.id, Selasa, 17 Februari 2026.

 

Menurutnya, olahraga akuatik ini melibatkan semua kerja otot dalam tubuh sehingga bisa terlatih secara sempurna. Baginya berenang memunculkan kesan istimewa yang mengajarkan arti kerja keras mencapai target.

 

”Sejauh ini saya menguasai semua gaya berenang, tetapi yang paling saya dominasi adalah gaya dada dan kupu-kupu. Hal menyenangkan di renang karena melibatkan semua otot tubuh terlatih, ditambah juga meningkatkan ritme atau kesehatan jantung dan paru-paru,” ujarnya.

BACA JUGA :  Antisipasi Gejolak Fomo Demo, Patroli Digelar ke Sekolah hingga Warung Kopi

 

Selama aktif berenang, Saka telah mengikuti banyak perlombaan. Ia tak pernah absen di kejuaraan rutin tingkat daerah dalam berbagai jenjang.

 

”Di sisi kompetisi hal menurut saya menyenangkan adalah ketika mencapai target atau waktu yang diri saya atau pelatih targetkan, karena dalam berenang kita tidak melawan teman atau rival kita, namun kita melawan waktu yang kita ciptakan sendiri di pertandingan sebelumnya. Sudah tidak terhitung lomba apa saja yang saya ikuti, ada beberapa lomba tahunan yang saya ikuti seperti Popda (Pekan Olaharaga Pelajar Daerah) Kabupaten Pati, Popda Provinsi Jawa Tengah, O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional) Kabupaten Pati, Kejurprov (Kejuaraan Provinsi) Jawa Tengah, Kejurda (Kejuaraan Daerah) Kabupaten Pati dan masi banyak lagi,” paparnya.

 

Perempuan asal Dukuh Rendole, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati itu merasa enjoy menikmati hari-hari sebagai atlet renang. Menurutnya berenang mengajari kedisiplinan, meningkatkan kesabaran, dan memperkuat mental maupun fisik.

 

“Renang jadi salah satu pengalaman paling berkesan buat aku karena di air aku ngerasa bebas, ringan, dan lebih tenang dibanding saat di darat. Setiap kemajuan kecil terasa berarti mulai dari bisa menguasai teknik, berenang dengan jarak sekian tanpa henti, sampai memperbaiki waktu. Latihan yang capek dan berulang juga ngajarin aku disiplin, sabar, dan kuat secara mental karena seringkali aku harus tetap berusaha walaupun badan sudah lelah,” tutur Saka.

 

Selain itu, renang juga penuh kenangan kebersamaan, baik saat latihan maupun kompetisi. Ada momen tegang sebelum start kemudian fokus mengejar garis finish menjadikannya lega dan bangga. Semua itu menjadikan pengalaman berharga yang membentuk perkembangan mental dan fisik Saka.

 

BACA JUGA :  Pejuang NIP Bersiap! Berikut Informasi Pendaftaran PPPK Pati 2024

Ia cakap menguasai teknik-teknik berenang karena tingginya jam terbang. Bertahun-tahun Saka menggeluti olahraga itu dengan segala tantangan dan rintangan. Banyak evaluasi dan pencapaian yang membuatnya skillfull.

 

Intensitas latihan yang cukup membuatnya terbentuk. Dengan berlatih ia mempelajari dasar berenang, memperdalam teknik sebagai atlet, dan melatih kemampuan kekuatan serta daya tahan di air.

 

“Intensitas saya latihan bergantung pada kegiatan saya pada setiap jenjangnya. Saat SD-SMP saya berlatih 4 sampai 6 hari dalam seminggu. Namun mengikuti kegiatan selama SMA saya berlatih 3 sampai 4 hari dalam seminggu, tentunya jadwal tersebut mengikuti kegiatan utama saya sebagai pelajar,” ujarnya.

 

Waktu berlatih menyesuaikan dengan jam belajar sehingga Saka bisa membagi fokus antara pelajaran sekolah dan rutinitas sebagai atlet. Meski lelah, yang namanya tanggung jawab wajib ia tunaikan agar semuanya balance.

 

“Menyesuaikan kegiatan sekolah yang baru selesai pukul 15.30 WIB dan jadwal latihan renang pukul 16.00 WIB cukup membuat saya kewalahan awalnya, dengan kondisi lelah fisik saya masih harus menjalankan tanggung jawab saya sebagai atlet. Jadi jalan tengah yang saya ambil memaksimalkan istirahat tidur siang saat sela-sela istirahat sekolah, kemudian mengikuti latihan hingga pukul 18.30 WIB,” beber gadis berprestasi itu.

 

Demi menjaga kondisi tubuh tetap prima, ia memaksimalkan waktu istirahat di sela-sela aktivitas padatnya. Bahkan, tiap hari Saka harus menuntaskan kewajiban belajar hingga mendekati tengah malam.

 

”Setelah latihan saya persiapan pulang, dan pada pukul 20.00 WIB saya mulai mengerjakan tugas dan melakukan kegiatan akademik saya hingga selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Kemudian saya tidur dan mempersiapkan diri untuk kemudian hari,” terangnya.

 

Beberapa prestasi yang ia torehkan sangat banyak di cabor renang. Prestasi itu cukup membuat bangga dan memberi teladan, seperti di antaranya Juara 1 100 Meter Gaya Kupu-Kupu Kelompok Usia (KU) 5 Putri Krapprov Jepara tahun 2018, Juara Umum 2 O2SN jenjang SMP Putri tahun 2023 dan Juara Umum 2 O2SN jenjang SMP Putri tahun 2024.

BACA JUGA :  Selepas Dihajar Persipa, Pelatih Persekat Undur Diri 

 

Lebih lanjut, Juara 1 100 Meter Gaya Dada jenjang SMP tahun 2023, Juara 1 100 Meter Gaya Dada jenjang SMP tahun 2024, Juara 1 50 Meter Gaya Dada jenjang SMP tahun 2023, dan Juara 1 50 Meter Gaya Dada jenjang SMP tahun 2024.

 

Ia juga menyabet Perenang Terbaik Putri Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pati tahun 2025. Saka meraih 5 medali emas dan 1 medali perunggu.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini