Foto: Warga Blaru saat memperbaiki jalan berlubang (Mondes/Vind) PATI – Mondes.co.id | Puluhan warga Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, menggelar aksi protes dengan menambal jalan berlubang di ruas Pati-Sukolilo, tepatnya di Desa Blaru pada Rabu (11/2/2026).
Warga melakukan aksi tersebut, lantaran geram suara mereka terkait perbaikan jalan, seperti tidak didengar Pemerintah.
Tak hanya itu, warga Desa Blaru, Dedi Gunawan, mengatakan bahwa penambalan darurat secara swadaya itu dilakukan karena kerusakan jalan tersebut tidak kunjung ditangani.
“Kami melakukan penambalan secara mandiri, ada batu termasuk viskos dan lain sebagainya. Kami siapkan mandiri alat-alat, kami siapkan secara mandiri,” jelas Dedi.
Akibat jalan yang rusak, juga sering mengakibatkan kecelakaan.
“Kami marah karena banyak korban, ada teman saya yang sudah meninggal dunia gara-gara lubang. Menghindari, kemudian dia jatuh tertabrak truk,” sambungnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Riyoso, mengatakan bahwa jalan Pati-Sukolilo turut Desa Blaru tersebut, telah masuk jalan kabupaten.
Hal itu berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 622/11 Tahun 2022 dan 622.32 tahun 2024.
Pihaknya juga langsung melakukan base course usai mendapat informasi adanya penambalan jalan dengan swadaya.
Mereka juga berencana melakukan penambalan menggunakan aspal hotmix.
Terkait waktunya, pihaknya belum bisa memastikan.
“Rencana besok kalau hotmix sudah produksi, ditambal aspal. Hari ini tadi hotmix masih belum produksi,” pungkasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar