Foto: DPUTR Pati saat menambal jalan Dukuhseti-Tayu (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mulai merespons keluhan masyarakat dan pengguna jalan yang sudah resah dengan rusaknya kondisi Jalan Dukuhseti-Tayu.
Banyak lubang menganga di jalur tersebut, hingga menyebabkan aktivitas pengguna jalan terhambat.
Lebih parahnya lagi, beberapa pengendara mengalami kecelakaan ketika melintas di jalur Dukuhseti-Tayu yang rusak itu.
Berkat suara masyarakat setempat yang menyampaikan keluhannya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati langsung datang ke titik kerusakan jalan.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menyampaikan jika sudah ada pengurukan jalan tersebut.
Langkah itu sebagai penanganan darurat yang bersifat sementara.
“Mulai kemarin ada penanganan darurat dengan pengurukan-pengurukan di situ dulu untuk lubang-lubang yang dalam. Hari ini dilanjutkan lagi, rencana hari ini selesai pengurukannya,” ucapnya kepada Mondes.co.id, Rabu, 11 Februari 2026.
Sejak kemarin dan hari ini, pengurukan dilakukan di dua desa terdampak.

“Di daerah Alasdowo dan Ngagel. Kalau panjangnya ya menyesuaikan lubang-lubang yang dalam,” sambungnya.
Meski demikian, ia menegaskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati untuk penanganan ruas jalan penghubung antar kecamatan itu, tersedia di tahun 2026 ini.
“Di 2026 dialokasikan Rp2 miliar, tapi masih proses perencanaan dan juga masuk usulan prioritas Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026 juga,” ungkap Hasto.
Pihaknya memperkirakan pada Maret pembangunan ruas jalan permanen, akan tetapi Hasto belum dapat memastikan titiknya di mana saja pada jalur tersebut.
“Ini masih proses perencanaan dan pengajuan usulan lewat Inpres Jalan Daerah, mungkin sekitar Maret atau April mulai pembangunan. Kami belum bisa menjawab (titik perbaikan ruas jalan) karena masih proses perencanaan,” ucapnya.
Hasto mengatakan, sebelumnya sudah ada aduan masyarakat yang langsung menghubungi pihak DPUTR Kabupaten Pati.
Berangkat dari aduan tersebut, pihaknya langsung menerjunkan material pengurukan ruas jalan.
“Kemarin ada aduan kerusakan jalan ke Pak Kadis (Kepala DPUTR Kabupaten Pati) dan diminta menangani darurat dulu dengan pengurukan, sambil menunggu perbaikan yang permanen,” ujarnya.
Diketahui, kerusakan parah terjadi di ruas jalan yang berada di Kecamatan Dukuhseti, tepatnya di Desa Alasdowo.
Di wilayah tersebut jalanan tampak banyak lubang yang menganga, bahkan sudah mirip seperti kubangan air selama musim penghujan ini.

Muthoharoh, selaku warga setempat mengungkapkan bahwa kondisi rusaknya jalan ini membahayakan pengendara selama melintas.
“Di Jalan Tayu-Puncel ini tepatnya di depan lapangan Desa Alasdowo sangat menyusahkan, apalagi motor. Segera diperbarui pokoknya lah. Kasihan masyarakat banyak yang jatuh,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Bahkan, kondisi jalan ini menghambat aktivitas masyarakat.
“Kondisi saat ini saya sangat prihatin sekali, saya sering lewat jalan ini, jalan Tayu-Puncel, tepatnya di Desa Alasdowo untuk antar-jemput anak sekolah. Saya takut, jalan berlubang ini sata mohon Pak Chandra (Risma Ardhi Chandra), mohon sekali segera diperbaiki,” harapnya.
Sebelum Ramadan tiba, masyarakat ingin Pemkab Pati segera turun tangan memperbaiki ruas jalan tersebut.
“Semoga jalan Tayu-Puncel di depan lapangan Desa Alasdowo yang sudah rusak parah dan banyak berlubang segera diperbaiki, takutnya orang yang lewat kecelakaan, semoga segera dibenahi, diaspal. Soalnya mau puasa (Ramadan)-Lebaran, semoga tidak mengganggu pemudik terutama warga Dukuhseti,” pesannya untuk Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar