HAPPY NEW YEAR

Mencicipi Bakcang, Kuliner Khas Tionghoa Tersaji di Pasar Imlek Pati

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 09:41 0 85 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Ketika mendengar nama makanan bakcang, pasti identik dengan nuansa Tionghoa.

Makanan khas orang Tiongkok ini memang disajikan ketika perayaan Hari Raya Imlek, menjelang sembahyang Bakcang atau Peh Cun.

Perlu diinformasikan, Peh Cun merupakan tradisi bagi masyarakat Tionghoa yang diperingati pada tanggal 5 bulan Imlek.

Sembahyang Bakcang ini untuk mengenang Qu Yuan, sosok patriotik Umat Konghucu.

“Bakcang ini dimakan saat sembayang Bakcang. Setahun sekali pasti ada, sesudah Imlek,” ungkap Lina, seorang relawan Klenteng Hok Tik Bio yang sedang menjual aneka makanan khas Imlek di Kompleks Pecinan Pati.

Ia menjelaskan, bakcang terbuat dari bahan dasar beras ketan yang diisi oleh beberapa daging atau aneka ulam lainnya.

Kemudian, makanan ini dibungkus memakai daun bambu.

“Bakcang dibuat dari nasi ketan berbentuk limas berisi daging, kacang yang dibungkus daun bambu, lalu direbus. Dibungkusnya pakai daun bambu, kalau daun lain nggak bisa,” tegasnya kepada awak media, Rabu, 11 Februari 2026.

Bakcang juga bisa dinikmati sembari bersantai.

Namun, makanan ini ada di momen Imlek saja.

“Bakcang bisa dimakan sambil ngopi santai sama teman-teman. Jualnya pas Imlek saja,” turut wanita bernama Chinese Tjeng Kok-nio.

Di lapak Pasar Imlek, Lina juga menjual kue keranjang yang merupakan kuliner andalan Hari Raya Imlek.

Harga kue keranjang Rp10.000 per biji. Sedangkan, harga bakcang Rp30.000 per biji.

Editor; Mila Candra

BACA JUGA :  Jembatan Pendosawalan–Banyuputih Telan Anggaran Rp3,5 Miliar, Desember Siap Digunakan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini