Foto: Kader DPC GMNI Kabupaten Kudus menggelar acara “Trauma Healing” bagi anak-anak korban banjir (Mondes/Istimewa) KUDUS – Mondes.co.id | Bencana banjir tidak hanya menyisakan kerusakan lingkungan, namun juga menjadi trauma tersendiri bagi sejumlah kalangan, termasuk anak-anak.
Kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Kudus turun langsung menggelar acara “Trauma Healing” bagi anak-anak korban banjir, baru-baru ini.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus ini, merupakan bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Kretek.
Ketua DPC GMNI Kabupaten Kudus, Bung M. Najib mengatakan bahwa acara ini merupakan inisiatif para kader, utamanya untuk menghibur anak-anak korban banjir.
Pada kesempatan itu, anak-anak yang berada di posko pengungsian diberikan materi edukasi, menyanyi, hingga mini games.
“Tujuan kita satu, yakni menghibur adik-adik yang baru tertimpa musibah. Alhamdulillah respons mereka cukup antusias atas apa yang kami berikan,” ujarnya.
Najib menyebut, pemulihan pasca banjir, tidak melulu pada infrastruktur semata.
Perhatian terhadap kondisi psikologis korban bencana juga harus menjadi salah satu prioritas.
Najib menjelaskan bahwa pendampingan psikososial merupakan langkah penting agar masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalani aktivitas secara normal.
Dirinya berharap, para warga terdampak banjir dapat memperoleh dukungan psikologis yang berkelanjutan dari pihak pemerintah daerah.
Sehingga proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar