HAPPY NEW YEAR

Ini Penyebab Banjir di Desa Sowan Kidul dan Tegalsambi

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Jan 2026 16:42 0 30 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Adanya pendangkalan sungai, dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung dan Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan.

Pemerintah Kabupaten Jepara segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), guna melakukan normalisasi sungai.

“Harapan masyarakat untuk dilakukan normalisasi. Karena 25 tahun terakhir baru dinormalisasi dan itu yang menjadi PR kita nanti,” ucap Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar saat meninjau langsung kondisi banjir, Senin (19/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat dampak cuaca dengan intensitas hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Jepara selama sepekan terakhir dan menyebabkan genangan air di sejumlah permukiman warga.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah Jepara Ary Bachtiar, Asisten II Sekda Aris Setyawan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Saat berada di Desa Sowan Kidul, Wakil Bupati meninjau Sungai Jratun Kaligawe.

Di lokasi tersebut, ia mendapati adanya pendangkalan sungai yang dinilai menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Selain belum adanya normalisasi sungai, Hajar menyebut, banjir juga disebabkan oleh cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi tersebut membuat sejumlah sungai tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman warga.

Topografi Jepara yang menjadi muara sejumlah sungai besar, turut memperparah kondisi akibat adanya banjir kiriman dari daerah lain.

Sebagai upaya penanganan sementara, ia mengerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan penyedotan air menggunakan pompa.

BACA JUGA :  Warga Pesisir Demak Pasrah, Permasalahan Banjir Rob Tak Kunjung Teratasi

“Alhamdulillah ini sudah berangsur surut. Semalam ketinggian mencapai 70 sentimeter, sekarang turun menjadi 30 sampai 40 sentimeter. Semoga segera membaik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, banjir yang merendam Desa Sowan Kidul berdampak pada 240 rumah yang dihuni sekitar 950 jiwa.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Jepara menyediakan bantuan makanan sebanyak tiga kali dalam sehari bagi warga terdampak.

Sementara itu, di Desa Tegalsambi, Wakil Bupati mendapati sekitar 20 hektare lahan persawahan terendam banjir.

Namun, berdasarkan laporan di lapangan, kondisi banjir di wilayah tersebut sudah mulai surut dan dapat terkendali.

Untuk itu, Hajar mengajak masyarakat setempat untuk melakukan kerja bakti dan bergotong royong memperbaiki tanggul, serta saluran air agar genangan tidak kembali mengganggu area persawahan.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini