dirgahayu ri 80

Pendukung Persipa Bertindak Anarkis Usai Tim Kesayangan Kalah, Stadion Jadi Sasaran

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Feb 2025 15:32 0 426 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Berbagai fasilitas Stadion Joyokusumo rusak. Kerusakan diakibatkan ulah suporter yang tak puas karena tim kesayangannya, Persatuan Sepakbola Indonesia Pati (Persipa) kalah dari tamunya asal Papua, Persatuan Sepakbola Indonesia Jayapura (Persipura), Kamis, 13 Februari 2025.

Merespons tingkah Patifosi, CEO Persipa Pati, Joni Kurnianto menyesal, apalagi tindakan suporter di luar kendali hingga membobol pagar tribun sebelah utara, papan iklan, jaring gawang, dan kursi pelatih serta official.

Joni pun pasang badan walaupun dirinya menegaskan anti tindakan anarkis di persepakbolaan.

“Saya selaku CEO sejak tahun 2021, saya anti perbuatan anarkis. Saya di depan Kapolresta (Kepala Kepolisian Resor Kota) Pati meminta maaf terjadi anarkis. Fasilitas stadion kebanggaan kita dirusak ada e-board dan jaring gawang yang diputus dengan gunting atau silet itu, untung pagar tidak roboh,” ungkapnya, Jumat, 14 Februari 2025.

Dirinya mengajak suporter berpikir bahwa Persipa Pati yang mereka dukung sekarang dibiayai secara mandiri, alias tidak bergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Pasalnya, saat ini Laskar Saridin merupakan klub sepak bola profesional yang berkompetisi di bawah naungan PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Harus diketahui bersama, kita sebagai klub profesional kita membiayai sendiri. Stadion memang milik pemerintah, tapi e-board dan fasilitas pertandingan kita yang bikin, kayak e-bord mahal itu,” urainya.

Imbas ulah para Sumber Daya Manusia (SDM) pendukung klub sepak bola tersebut, berujung denda yang ditanggung manajeman Persipa Pati.

Persipa Pati pun mengalami kerugian yang besar karena tak bisa mengontrol suporternya.

BACA JUGA :  Sawah Bengkok Desa Mantingan Disulap Jadi Tempat Wisata

Perlu diketahui, manajemen Persipa Pati harus mengganti fasilitas Stadion Joyokusumo yang dirusak suporter.

Selanjutnya, Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) juga mengenakan sanksi karena pendukung telah merusak maupun melempar botol ke dalam stadion.

“Otomatis kita mengganti jaring yang dirusak, otomatis kita juga kena denda minimal Rp25 juta. Saya yang bayar! Untuk apa (merusak)? Itu membebani saya karena saya membiayai memang, banyak yang saya keluarkan untuk Persipa,” tegasnya.

Joni ajak suporter agar lebih dewasa. Kekecewaan atas hasil pertandingan dinilai tak pantas dengan melampiaskan ke fasilitas umum, seperti stadion.

Menurutnya, jika ada pendukung yang protes, sebaiknya langsung kritik manajemen daripada merusak stadion.

“Kalau marah, saya yang dipukuli jangan merusak stadion,” ungkapnya dengan rasa kecewa.

Sebagai informasi, kekecewaan suporter Persipa Pati karena tim kebanggaannya tunduk di kandang sendiri atas Mutiara Hitam. Persipa Pati takluk dengan skor 1-2.

Pada pertandingan tersebut, gol Persipura Jayapura dicetak oleh pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia Ramai Rumakiek dan Arody Uopdana.

Sedangkan, gol Persipa Pati dilesakkan oleh pemain asal Kolombia, Mateo Palacios.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini